Beranda Wisata Budaya Warnai Pantai Motadikin, Pemuda Aintasi Antusias Bangun Taman Langit

Warnai Pantai Motadikin, Pemuda Aintasi Antusias Bangun Taman Langit

522
0

Foto: Pisto Bere

MALAKA, Flobamora-news.com –Dalam mengembangkan objek wisata di pantai Motadikin, Pemuda Aintasi, Bolan, Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, NTT, yang tergabung dalam Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Malaka bersama dengan Pemuda Marak Bolan Styel (MBS) mengembangkan kreativitas Taman Langit dengan menyediakan berbagai tempat menarik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing, seperti
Tenda Mini, Matras Camping, Hammock Kain, Hammock Jaring, Tali Jaring Laba-laba, Tempat tidur Santai/fatboy, dan Payung Pantai yang warna-warni.

Pengembangan Objek wisata ini merupakan program dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabuapten Malaka, dimana program yang membantu pemuda untuk mengembangkan kekayaan alam serta menyediakan lapangan pekerjaan bagi pemuda setempat. Demikian disampaikan kepala Dinas Naketrans Vinsensius Babu Kepada Awak Media di kantornya. Rabu, (13/11/2019)

Foto: Pisto Bere

Vinsensius Babu mengatakan, hal ini dilakukan sesuai program Pak Bupati Stefanus Bria Seran,dalam peningkatan pendapatan ekonomi, serta menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Malaka, maka perlu ada penguatan dan pemberdayaan kepada masyarakat melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan.

“Hal ini pernah disampaikan kepada setiap dinas terutama dibidang ketenagakerjaan bahwa, harus melatih masyarakat Malaka melalui bidang wirausaha supaya kedepan mereka bisa terampil dan mandiri”, ungkapnya.

Dijelaskannya, Untuk menciptakan lapangan kerja bagi kaum muda dibutuhkan peran aktif dari setiap stakeholder sehingga potensi yang ada di kabupaten Malaka bisa tereksplor secara baik ke Kuala umum.

“Kita sudah terintegrasi dengan Dinas pariwisata dengan program bantuan kreatifitas orang muda,”Ungkap Vinsen.

Dirinya berharap lewat program inovasi, anak muda bisa memanfaatkan peluang melalui usaha dan managemen yang baik, sehingga bisa menjadi pendapatan bagi mereka, agar mereka tidak perlu lagi merantau untuk mencari kerja.

“Melalui bantuan tersebut,kita berharap mereka bisa mandiri dalam berwirausaha,”Ucapnya.
Pihaknya mengakui bahwa, program pemberdayaan ekonomi kreatif untuk masyarakat Malaka, sebelumnya sudah digelontarkan dan semuanya berjalan normal.
“Seperti padat karya infrastruktur berupa budidaya ikan lele, renovasi sumur dan kegiatan menjahit yang melibatkan masyarakat dan anak muda setempat,” tuturnya.

Lanjutnya, Jika program dan usaha yang ada berjalan optimal maka pemerintah siap menyuntik dana bagi pemuda.

“Usaha bagus dan lancar, kita siap membantu berupa dana atau barang kepada kelompok tersebut,” ujarnya.

Iapun mengajak anak muda Malaka untuk berinovasi dan berkreasi dengan memanfaatkan potensi yang ada untuk membangun Rai Malaka kedepan.

“Jangan menjadi penonton dikampung kita sendiri.Mari kita berinovasi dan berkreasi untuk membangun daerah yang kita cinta ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka, Rofinus Bau, mengatakan, Apresiasi dan sangat mendukung
keterlibatan para pemuda untuk membantu pemerintah untuk mengembangkan atau untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di Kabupaten Malaka kepala khalayak banyak.

Rofinus mengaku, untuk mengembangkan wisata tentu perlu keterlibatan semua pihak bukan hanya melaui Pemerintah Daerah sendiri, dimana,
kegiatan promosi berbahagai macam cara, melalui media cetak, online, serta lainnya.

“Pemuda sama-sama dengan pemerintah bergandengan tangan dalam mempromosikan tempat-tempat wisata kepada masyarakat umum, supaya destinasi wisata Malaka banyak dikenal orang”

Ia mengaku, demi
mengembangkan destinasi-destinasi wisata itu kita tidak berjalan sendiri tetapi kita bergandengan tangan Dengan lintas sektor, jadi kegaiatan terintegrasi termasuk kegaiatan yang dilakukan oleh pemuda mengembangkan taman langit di pantai motadikin, agar pengunjung lebih terkesan saat melakukan wisata di Motadikin, serta lintas sektor lainya.

Dirinya berharap agar para pemuda bisa mengembangkan berkreativitas untuk melakukan mengembangkan objektif wisata, bukan saja yang dilakukan tetapi juga ada kreativitas lain juga, seperti seni ukir, tari dan lainnya, juga bisa menguasai bahasa Inggris, sehinga bisa menjadi gait, Karena jika berbicara soal pariwisata banyak hal yang harus kita siapkan atau berintegrasi. Ungkapnya

Lanjutnya,
Dipantai juga kita integrasikan tarian-tarian di pantai,
Diharapkan agar generasi muda lebih banyak terlibat dalam mengembangkan Objek wisata, serta sebelumnya kita memberikan pelatihan keterampilan kepada mereka.

“Sekarang ada Pemudah yang mengembangkan taman langit bekerjasama dengan Nakertrans dan dinas pariwisata Malaka,
Sangat bagus kegaiatan Tersebut karena membuat wisatawan untuk berkunjung”

Ia menambahkan, semoga kegiatan seperti ini terus dikembangkan oleh pemuda, sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi pemuda.

Terpisah, Ketua Kelompok Taman Langit, Pisto Bere, mengatakan, pengembangan pariwisata Taman Langit ini, merupakan upaya untuk memanfaatkan kekyaan alam pantai Malaka, dimana selama ini belum ada di Malaka, selai itu untuk membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda setempat.

Pisto mengungkapkan, upaya pemerintah melalui kepemipinan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH, telah memberikan ruang gerak kepada muda untuk berkreasi yaitu dengan mengembangkan potensi alam pariwisata yang ada di pantai Motadikin.

“Terimakasih kepada Pak Bupati SBS,melalui dinas Naketrans yang sudah membantu kami untuk menjaga dan mengelolah potensi yang ada dalam bingkai”Taman Langit Motadikin,”Ungkapnya.

Dirinya berharap,dengan bantuan tersebut semoga bisa menggerakan roda perekonomi masyarakat terutama di Desa Fahiluka karena semua usaha kuliner, makanan lokal, kerajinan tangan dan lain-lain semuanya akan terintergrasi secara internal.

“Kami akan manfaatkan potensi yang ada secara baik untuk meningkatakan pendapatan ekonomi masyarakat Malaka,” pintanya. Tutup Pisto.

 


Reporter: Herry Metak


Komentar