Beranda Kesehatan Wartawan Belu Berbagi Kasih Dengan Lansia di Perbatasan RI-RDTL

Wartawan Belu Berbagi Kasih Dengan Lansia di Perbatasan RI-RDTL

448
0

Belu, Flobamora-news.com – Wartawan Belu yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL Berbagi Kasih dengan para warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL, Kamis (30/4/2020).

Kegiatan berbagi kasih dalam bentuk sembako dan masker itu diberikan sebagai bentuk kepedulian para jurnalis kepada para lansia yang terdampak pandemi Covid-19.

Kegiatan berbagi kasih itu digelar di empat desa yang berada di Kecamatan Lamaknen, Perbatasan RI-RDTL yaitu Desa Dirun, Leowalu, Duarato, dan Makir.

Pembagian sembako ini dibuat oleh para jurnalis dengan tetap menaati arahan Protokol kesehatan yaitu dengan mendatangi rumah-rumah para lansia. Wartawan pun tetap menggunakan masker dan sarung tangan. Selain membagikan sembako, para jurnalis juga memberikan sosialisasi tentang bahaya pandemi Covid-19 dan bagaimana cara pencegahannya.

Jurnalis yang hadir dalam kegiatan sebanyak 13 orang, baik wartawan media cetak, online, televisi dan radio. Tak sendirian, para jurnalis pun didampingi oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Lamaknen, Benediktus Boko dan beberapa perangkat desa serta Bhabinpol.

Para wartawan memulai pembagian dari Desa Dirun pukul 11.30 Wita dan berakhir di Desa Makir pukul 17.00 Wita yang dikoordinir oleh Teni Jenahas, wartawan Pos Kupang. Hampir enam jam, para wartawan keliling empat desa dengan jarak antar desa relatif jauh.

Ketua Pena Batas, Stefanus Dile Payong kepada wartawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dari Pena Batas terhadap masyarakat yang saat ini berhadapan dengan berbagai dampak akibat merebaknya virus corona atau covid 19.

“Kita dari Pena Batas hari ini bagi sembako buat masyarakat di Weluli, Kecamatan Lamaknen. Kita memberi dari keterbatasan. Semoga bantuan yang kita berikan bisa meringankan beban masyarakat di daerah perbatasan”, kata Steven yang adalah wartawan MNC Grup.

Menurut Steven, sasaran bantuan tersebut adalah para warga lansia dan yang benar-benar membutuhkan sentuhan kasih. Pena Batas memilih pembagian sembako di luar kota kabupaten karena pertimbangannya selama ini dalam kota sudah banyak pihak yang memberikan bantuan.

“Kita Pena Batas memilih lokasi sasaran di luar kota karena masyarakat di desa-desa juga sangat membutuhkan bantuan”, tutup Steven.

Camat Lamaknen, Roni Mau Luma melalui Kasi Pemerintahan, Benediktus Boko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pena Batas yang telah membantu masyarakat di Kecamatan Lamaknen berupa sembako dan masker.

Bantun tersebut sangat bernilai bagi masyarakat penerima, apalagi sasaran bantuan ini adalah warga lansia. Bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban warga dan hal ini sangat membantu pemerintah, terutama Pemerintah Kecamatan Lamaknen dalam menghadapi berbagai dampak dari Covid-19.

Dikatakan lebih lanjut bahwa Warga Kecamatan Lamaknen yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani. Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, para warga kesulitan untuk menjual hasil pertaniannya ke daerah perkotaan. Karena itu, bantuan yang diberikan oleh Pena Batas RI-RDTL, walau tak banyak, tapi sangat membantu warga lansia yang berada di daerah tersebut.

Apa yang disampaikan oleh Benediktus tergambar jelas dari raut wajah para penerima bantuan saat menyambut kedatangan para jurnalis yang sudah mereka tunggu sejak pagi hari. Nampak raut keceriaan dari wajah mereka.

Terima kasih bais-bais tan ei nei nege bantuan oa (Terima kasih banyak karena sudah kasih kami bantuan,” ujar salah seorang lansia penerima bantuan.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar