Beranda Lintas NTT Yayasan Tanpa Batas Gelar Pelatihan Bagi Puskesmas di Kabupaten TTS

Yayasan Tanpa Batas Gelar Pelatihan Bagi Puskesmas di Kabupaten TTS

222
0

SOE, Flobamora-news.com – Yayasan Tanpa Batas (YTB) menggelar pelatihan, tujuannya mendorong peran dan fungsi Kepala Puskesmas dalam membrantas angka kebutaan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menindak lanjuti program tahun lalu dimana telah melakukan pendampingan13 puskesmas, hal ini berlangsung di Hotel Timor Megah pada, Selasa (9/3/2021).

Selain 23 kapus, Kegiatan ini juga dihadiri Oleh Dinas kesehatan Kabupaten TTS, KIPDA TTS, Dan 17 Puskesmas diantaranya adalah Pukesmas Hautias, Fatukopa, Noemuke, Nunuhkniti, Fatumnutu, Batu Putih, Manufui, Ayotupas, Kolbano, Bati, Nunkolo, Fatumnasi, OeEkam, Salbait, Hauhasi, Noebeba dan Kualin.

Direktur Yayasan Tanpa Batas, Deny Saylana menyampaikan bahwa peran bapa Ibu Kepala Puskesmas sangatlah penting sehingga kami  mengharapkan agar kita saling kerja sama untuk menekan angka kebutaan di provinsi NTT kususnya kabupaten TTS.

Gangguan penglihatan dan kebutaan masih menjadi masalah di Nusa Tengara Timur. Hal ini dapat dilihat berdasarkan data Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) atau survey cepat untuk kebutaan yang bisa dicegah menunjukkan bahwa Angka
prevalensi sebesar 2%. Dengan jumlah penduduk sekitar 5,287,302. Menurut BPS 2017 (843,998 usia>50) diperkirakan ada sekitar 16,880 orang yang buta di NTT dan dari jumlah tersebut diperkirakan ada 12,660 orang yang buta karena katarak”, jelas Deny.

Sementara jumlah kasus baru katarak per tahunnya sebesar 2,532. Akibat dari gangguan penglihatan
dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita dan juga orang di sekelilingnya.Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran yang penting
dalam penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat melalui promotif dan preventif demi mencapai derajat kesehatan yang terbaik. Selain itu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan mata di masyarakat melalui upaya promotif dan preventif serta
memperkuat sistem rujukan ke rumah sakit guna menurunkan angka gangguan penglihatan
dan kebutaan di Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS dan Kota Kupang.

Berdasarkan persoalan diatas,Yayasan Tanpa Batas
(YTB), Dinas Kesehatan kabupaten, Dinas Kesehatan Propinsi, Rumah Sakit, Bappeda, Puskesmas,
Dinas Sosial, Organisasi-Organisasi Disabilitas dari ketiga Wilayah intervensi yaitu Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS, pada akhir tahun 2019 duduk bersama melalui sebuah kegiatan workshop perencanaan yang menghasilkan rencana kegiatan
penanggulangan gangguan penglihatan di 3 (Tiga) wilayah. Maka YTB bekerjasama dengan Cristovel Blind Mission Indonesia (CBM) Indonesia merancang sebuah program bernama Inclusive System for Effective Eye-Care (I-SEE) guna mengatasi persoalan￾persoalan gangguan kebutaan di NTT. YTB adalah salah satu lembaga local yang bergerak di isu kesehatan di NTT sejak tahun 2001 sedangkan CBM adalah sebuah organisasi pembangunan internasional yang
berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan disabilitas atau yang memiliki risiko disabilitas yang hidup dalam kemiskinan. Program ini dirancang untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi angka gangguan penglihatan dan kebutaan, khususnya yang disebabkan katarak, melalui penguatan SDM dan fasilitas kesehatan, penguatan sistem layanan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas dengan
meningkatkan akses ke layanan kesehatan mata yang komprehensif.

Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Aletha.S.D Ninu,A.Md.Keb, mengatakan bahwa, peranan puskesmas sangat penting dalam pendataan dan pencegahan kebutaan di masyarakat, sehingga yayasan tanpa batas harus bekerja sama dengan pihak puskesmas dalam menekan angka kebutaan di kabupaten TTS.

Tujuan dilakuakan program ini yakni untuk memberikan informasi tentang program I-SEE (Program Inclusive System for Effective Eye-Care) yang telah dirancang bersama dan juga memberikan pemahaman tentang peran Puskesmas dalam penanggulangan kebutaan serta gangguan penglihatan.

 


Reporter:  YOR Y


Komentar