Ia menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara memanfaatkan momen ini untuk belajar dan memperbaiki diri, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. “Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci mutlak membangun TTS yang maju dan sejahtera tanpa bayang-bayang korupsi,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menyampaikan rasa terharu atas sambutan hangat, doa tulus, dan keakraban yang ditunjukkan warga TTS meskipun cuaca terasa sejuk. Paduan suara yang dibawakan pun dinilainya sudah setara kualitas panggung nasional.
Program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi digelar KPK sejak tahun 2018 dan telah menyambangi seluruh wilayah Sumatera serta Jawa. Tahun ini fokus beralih ke Nusa Tenggara, diawali di Timor Tengah Utara, dilanjutkan ke TTS, dan akan berlanjut ke Sumba Timur serta Sumba Barat Daya.
Amir Arief juga meluruskan pandangan umum masyarakat terhadap tugas KPK:
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
