Ada staf di Jakarta. Ada tim di Nusa Tenggara Timur. Ada mereka yang tetap bekerja ketika tanggal merah. Ada pula orang-orang yang mungkin tidak pernah terlihat di depan publik, tetapi memastikan pekerjaan tetap berjalan.
“Yang orang kenal di media hanya Ibu YNS, tapi di balik saya mereka-mereka inilah yang mungkin tanggal merah juga mereka tetap kerja,” kata Yusinta dengan suara bergetar.
Di Balik Seorang Pimpinan, Ada Banyak Tangan, Yusinta mengakui, dirinya bersama suami tidak mungkin dapat berdiri sampai pada titik tersebut tanpa dukungan seluruh tim.
“Kalau hari ini saya dan suami bisa berdiri di NTT, itu atas campur tangan tim. Hanya yang nampak di depan itu adalah kami, tetapi semua atas campur tangan tim,” ujarnya.
Ia seolah ingin mengingatkan para pegawainya bahwa keberadaan mereka bukan sekadar bagian dari sebuah perusahaan. Mereka adalah orang-orang yang ikut membawa YSM Group melewati berbagai proses hingga terus berkembang.
Bagi Yusinta, kerja keras tersebut juga memiliki makna lain, Ia mengatakan, pekerjaan yang dilakukan seluruh tim merupakan bagian dari berkat Tuhan yang dipercayakan untuk disalurkan kepada orang lain melalui Yayasan YNS.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
