Daerah  

Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo Temui Perwakilan Warga Tonggorambang 

IMG 20250721 WA0092

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian penghadangan kendaraan Mobil (EB 1) yang ditumpangi Bupati Nagekeo oleh warga Tonggurambang, saat hendak menghadiri undangan Dandim 1625 Ngada pada Kunjungan Kerja Pangdam IX Udayana di Lokasi Pembangunan Yonif TP 834/WM di Desa Tonggurambang (13/07/2025) yang lalu.

Di jelaskan bahwa apa yang terjadi merupakan spontanitas warga, murni digerakan oleh orang muda dan tidak sedikitpun berniat mengurangi Pemda Nagekeo. Menurutnya, bicara masalah Tonggurambang bukan soal siapa yang paling hebat tapi soal hati.

“Kami datang sebagai anak untuk berkomunikasi dengan Pemda. Kami mau minta maaf, itu murni spontanitas. Kejadian itu tidak ada niat sedikitpun untuk mengusir pemerintah,” ucapnya.

Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo, Dedi dengan tegas mengatakan Masyarakat Tonggurambang tidak menolak pembangunan Batalyon tapi menerima dan siap mendukung sepenuhnya. ” Hari ini kami berterimakasih kepada pemerintah sudah menerima aspirasi kami, bahwa kami tidak menolak pembangunan Batalyon tapi kami hanya minta bagian bawah (perkampungan warga Tonggurambang batas SP kearah Timur) dengan luas 40/50 ha itu, dikembalikan ke warga Tonggurambang” tegas Dedi.



Exit mobile version