Selama Crossway masih bisa diakses, ruas jalan tersebut masih bisa diakses kendaraan roda dua dan roda empat. Akan tetapi memasuki musim penghujan, kerusakan tambah parah hingga sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat. “Tidak bisa sama sekali, itu pak lihat saja sendiri, dulu bisa kendaraan roda empat biasa lewat di sini untuk angkat hasil panen, material pasir, tapi sekarang tidak bisa lagi, itu Pak lihat saja sendiri” tandasnya.
Menurut Baltasar kehadiran jembatan tersebut merupakan usulan Prioritas yang tidak luput diusulkan masyarakat setiap kali edisi Musrembangdes dan selanjutnya dibahas di Musrenbangcam. Akan tetapi hingga hari ini hasilnya nihil. “Ini menjadi usulan Prioritas setiap tahun, tapi tidak pernah terjawab” katanya.
Kerap Disuarakan di Paripurna DPRD
Anggota DPRD kabupaten Nagekeo asal Kecamatan Mauponggo Patris Bhoko mengatakan, memperjuangkan aspirasi masyarakat akan kehadiran jembatan sudah kerap kali disuarakan di rapat DPRD dalam beberapa tahun terakhir.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
