“Teknologi inseminasi buatan merupakan instrumen paling strategis dalam memutus rantai inbreeding sekaligus mempercepat perbaikan mutu genetik sapi di Pulau Timor,” ujar Marno dalam salah satu tulisannya yang pernah dimuat media. Pandangan tersebut sejalan dengan arah pembangunan peternakan Kabupaten Kupang yang kini menitikberatkan pada perbaikan kualitas genetik, bukan sekadar peningkatan populasi.
Bupati Yosef Lede dalam arahannya menegaskan agar ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan. “Ilmu yang diperoleh jangan hanya berhenti dalam kegiatan pelatihan, tetapi harus dibawa ke lapangan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Keterlibatan Marno Bunda sebagai pemateri dalam kegiatan ini mempertegas peran mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil seperti LSM CRYSAN Indonesia dalam mendukung transfer pengetahuan dan teknologi tepat guna bagi peternak di daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
