Rangkaian materi mencakup teori dasar reproduksi, praktik pengenalan organ di kelas dan Laboratorium Reproduksi dan Pemuliaan Ternak. Pada hari berikutnya, peserta akan melakukan praktik IB di Desa Oesena, Amarasi.
Narasumber yang dilibatkan antara lain Prof. Thomas Matahine, Prof. Marlene Nalley, dan Petrus Kune, M.Si. Untuk praktik IB, pelatihan juga melibatkan alumni, yakni Veki Ndolu, S.Pt. dan Marno Bunda, S.Pt.
Selain pelatihan, FPKP Undana tengah menyempurnakan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi berat sapi melalui pemindaian kamera. Sistem ini disiapkan sebagai solusi digital bagi peternak dan Pemkab Kupang agar dapat mengukur bobot sapi secara akurat dan efisien. Sejumlah gambar ternak sapi dari Kabupaten Kupang telah diambil dan terus diperbanyak untuk menyempurnakan sistem.
Langkah cepat Pemkab Kupang melakukan sensus sapi melalui jalur birokrasi juga dinilai efektif menghasilkan data populasi. Data itu masih terbatas pada jumlah, sehingga kehadiran aplikasi AI diharapkan melengkapi kebutuhan data bobot ternak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
