SOE ,Flobamora-News.Com – Proses audit pengelolaan Dana Desa Spaha oleh Inspektorat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) diduga sarat praktik Bumkam (bersekongkol/bermain mata). Dugaan ini kian menguat setelah pihak Inspektorat TTS tidak memberikan tanggapan apa pun saat dikonfirmasi awak media.
Upaya konfirmasi telah dilakukan awak media secara intensif melalui pesan singkat WhatsApp maupun panggilan telepon seluler kepada Sekretaris Inspektorat TTS, Yune Koy. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan tidak merespons panggilan maupun membalas pesan yang disampaikan.
Sementara itu, ketidakjelasan proses dan dugaan ketidaktransparanan hasil audit memicu kemarahan warga. Bersama unsur organisasi masyarakat setempat, warga Desa Spaha secara tegas menyatakan siap menggelar aksi damai jilid dua hingga menduduki kantor Inspektorat TTS.
“Kami bersama organisasi masyarakat siap bergerak dan menduduki kantor Inspektorat TTS jika lembaga tersebut tidak menyampaikan hasil audit secara terbuka dan transparan kepada publik,” tegas pernyataan sikap warga Desa Spaha, Senin (18/5/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
