Sementara itu Tira Syafrudin seorang pengunjung dari kota Soe mengatakan bahwa bermain ATV pada hari ini sangat seru, dan maunya bermain terus namun dibatasi karena banyak yang antri. rutenya juga sangat menantang karena harus melewati hutan dan jalannya ektrim karena berlumpur serta sempit, namun tantangan itu yang akan membuat kita merasa bangga jika kita mampu melewati dan sampai pada finis.
Tira juga memberi masukan kepada Dinas parawisata agar para pengunjung yang ingin bermain ATV harus diberi nomor antrian, sehingga tidak terkesan bahwa mendahulukan yang baru datang sedangkan yang datang lebih awal justru di abaikan.
“Situasi ini juga mungkin karena banyak orang sehingga petugas juga tidak mampu menghafal siapa yang datang lebih awal dan siapa yang datang dari belakang. Kalau bisa tambah lagi beberapa unit ATV lagi agar dapat menjawab keinginan pengunjung”, ujar Tira.
Jhon Karibera, anggota DPRD TTS dari fraksi Perindo komisi II yang membidangi parawisata kepada media ini bahwa saya sangat mensuport permainan ATV yang ada di lokasi taman wisata Bu’at karena dalam pengamatan saya saat berada di lokasi taman wisata Bu’at, hampir 99% pengunjung yang masuk hari ini semuanya menuju ke permainan ATV”, ada yang bermain ATV, ada juga yang hanya menonton, dan yang berminat untuk bermain ATV banyak sekali sampai harus bergantian dan ada batasan dalam bermain.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
