Beranda Ekonomi Bisnis Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi TKDD lingkup Provinsi NTT TA. 2020

Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi TKDD lingkup Provinsi NTT TA. 2020

57
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) adalah dokumen pelaksanaan anggaran yang dibuat dan disusun oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran serta disahkan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan atas nama Menteri Keuangan dan berfungsi sebagai dasar untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN serta dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah.

Kegiatan ini dihadiri secara langsung gubernur NTT Victor Laiskodat, kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTT Lydia Kurniawati Christyana, Walikota Kupang, para bupati, perwakilan BI, OJK, para pejabat TNI-POLRI yang berlangsung di aula Fernandez kantor gubernur NTT, Selasa (19/11/2019).

Dalam sambutannya, Lydia mengukapkan bahwa tema kebijakan fiskal APBN 2020 adalah APBN untuk akselerasi daya saing melalui inovasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Inovasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor dan kunci untuk menegakkan kerangka pembangunan yang kuat dan inkredibel.

“Kami sangat mengharapkan agar seluruh satuan kerja vertikal dan pemerintah daerah dalam penyaluran angka fisik dan dana desa dapat segera menyelesaikan seluruh persyaratan salur dan mengajukan kepada kantor pelayanan sesuai dengan batas waktunya”, tambah Lydia.

Alokasi transfer ke daerah dan Dana Desa di tahun 2020 sebesar Rp 25,3 Triliun, dengan rincian : DAU Rp 14,44 Triliun, DAK fisik Rp 3,53 Triliun, DAK non fisik Rp 3,69 Triliun, Dana desa Rp 3,09 Triliun, DID Rp 234,3 Miliar, Dana bagi hasil pajak Rp 239,1 Miliar, dan dana bagi hasil SDA Rp 18,7 Miliar. Jumlah DIPA di tahun 2020 sebanyak 612 DIPA dengan total pagu Rp 12,9 Triliun.

Transfer dana ke daerah dan Dana Desa seluruh pemerintah kabupaten dan Provinsi NTT, sebagai berikut: Provinsi NTT Rp 4,52 Triliun, Alor Rp 1,07 Triliun, Belu Rp 891 Miliar, Ende Rp 1,15 Triliun, Flores Timur Rp 1,03 Triliun, Kupang Rp 1,15 Triliun, Lembaga Rp 811 Miliar, Manggarai Rp 1,08 Triliun, Ngada Rp 796 Miliar, Sikka Rp 1,03 Triliun, Sumba Barat Rp 679 Miliar, Sumba Timur Rp 1,13 Triliun, TTS Rp 1,42 Triliun, TTU Rp 1,02 Triliun, Kota Kupang 889 Miliar, Rote Ndao Rp 760 Miliar, Manggarai Barat Rp 1,01 Triliun, Nagekeo Rp 778 Miliar, Sumba Barat Daya Rp 976 Miliar, Sumba Tengah Rp 599 Miliar, Manggarai Timur Rp 1,03 Triliun, Sabu Raijua Rp 620 Miliar, Malaka Rp 750 Miliar.

Saya ingin agar dalam kesempatan ini kita mampu untuk mewujudkan mimpi presiden baik dalam segi infrastruktur maupun sumber daya manusia, tambah Victor dalam sambutannya.

Selain membicarakan tentang DIPA, Gubernur NTT kembali mengingatkan dan menegaskan tentang masalah sampah yang merupakan masalah terbesar di Provinsi NTT.
Beliau menginginkan agar pemerintah dapat bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menangani masalah sampah.

Dalam kesempatan ini juga, dilakukan pemberian secara simbolis DIPA kepada 12 satuan kerja antara lain:
Pengadilan tinggi Kupang 23,7 M, Kejaksaan tinggi NTT 22,9 M, Lantamal VII Kupang 113,3 M, Lanud Eltari 28,7 M, Korem 161 Wirasakti Kupang 370 M, Polda NTT 4,4 M, Kanwil Kemenkumham NTT 20,7 M, Kanwil Kementerian Agama 59,1 M, Balai wilayah sungai Nusa Tenggara II 1,4 Triliun, Balai pelaksanaan jalan nasional X Kupang 84,4 M, Universitas Nusa Cendana 342,2 M, BPK perwakilan NTT 27, 8 M.


Reporter: Sisca De Sousa


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here