Beranda Ekonomi Bisnis Gunawan: 2019 Sertifikasi Semua Kapal Nelayan Kecil di NTT

Gunawan: 2019 Sertifikasi Semua Kapal Nelayan Kecil di NTT

396
0

Kupang, Flobamora-news.com,  – Kementerian Perhubungan lewat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kupang Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, menargetkan seluruh sertifikasi pelaut dan kapal kecil penangkap ikan di wilayah Nusa Tenggara Timur dapat selesai pada tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Kupang, Letnan Kolonel R Gunawan beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

“Saat ini yang sudah kita lakukan sertifikasi ada 2209 sertifikat yang sudah siap di SK kan 60 menit, masih dalam proses penandatanganan. Kalau sudah selesai akan serahkan ke nelayan.

Data yang kita peroleh untuk Kota Kupang masih sedikit sekitar 500 kapal yang belum sedangkan di pulau-pulau kecil masih banyak tetapi kita akan program lagi agar semua nelayan dan kapal-kapal kecil dapat didata agar di SK kan.

Kita menghimbau agar semua nelayan yang berlayar melengkapi dokumen agar terdata sehingga kita mudah menditeksi bilamana kalau ada sesuatu yang terjadi di luar kita mudah mencari identitasnya dari mana. Ujar Gunawan.

Pemberian pas kecil tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat nelayan khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah memberikan pelayanan pas kecil ini tanpa dipungut biaya atau gratis,” jelas Gunawan.

Menurut Gunawan, bahwa saat ini jumlah kapal nelayan di bawah GT 7 di NTT berjumlah 5.000 unit kapal dengan total nelayan sebanyak

“Adapun sebelumnya untuk kapal ikan yang terdaftar di wilayah Kupang dan sekitarnya jumlah pas kecil yang sudah diberikan sebanyak 3.260 pas kecil dan pada pagi ini sebanyak 254 pas kecil akan kita serahkan kepada nelayan.

Sementara untuk Sertifikasi kapal penangkap ikan di bawah GT 7 di Nusa Tenggara Timur terus berlanjut dan ditargetkan selesai pada Minggu kedua bulan April 2019.

Lebih lanjut Gunawan juga mengatakan bahwa sertifikasi pelaut di Nusa Tenggara Timur juga terus berjalan. Demikian juga dengan inventarisasi sertifikasi pelaut di seluruh Indonesia juga berjalan terus dan dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2019.

Sementara itu, jumlah kapal dibawah GT 7 seluruh Indonesia yang sudah disertifikasi oleh Ditjen Hubla sebanyak 31.667 unit.

“Ditjen Hubla mempunyai program yaitu pertama mengidentifikasi kapal dan nelayan seluruh Indonesia, kemudian kedua akan melaksanakan sertifikasi bagi kapal dan nelayan yang belum bersertifikat dan ketiga setelah batas waktu yang sudah ditentukan akan kita lakukan penindakan (law enforcement),” terangnya.

“Karena itulah kami mengimbau agar para Nelayan dapat memanfaatkan Gerai Pengukuran Ulang Kapal Ikan dan sertifikasi pelaut yang ada di lokasi terdekat dengan sebaik-baiknya sehingga nelayan dan kapalnya bisa mendapatkan sertifikasi sesuai aturan yang berlaku,” imbuh Gunawan

Ditjen Hubla memberikan kemudahan untuk sertifikasi pelaut/nelayan dan kapal melalui gerai Pelayanan Terpadu Pengukuran Ulang Kapal.

“Kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting untuk kapal-kapal yang belum disertifikasi oleh Ditjen Hubla sekaligus bentuk tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM 002/97/20/DK-18 tanggal 24 Oktober 2018 tentang Pelaksanaan Gerai Pelayanan Terpadu Pengukuran Ulang Kapal,” Tegas Gunawan


Reporter: Robert Enok


Komentar