Ir Dani Suhadi: Kontes Ternak Sapi, Motivasi Ternak Bibit dan Ternak Potong Berkualitas

FlobamoraNews

SOE, Flobamora-news.com – Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Ir. Dani Suhadi, mengatakan, Tujuan Pelaksanaan Kontes Ternak di Pantai Wisata Oetune, Desa Tuafanu, Kec Kualin Kab Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu/9 Mei 2018 adalah untuk:

  • Memotivasi peternak untuk memproduksi ternak bibit dan ternak potong yang berkualitas,
  • Memberikan apresiasi penghargaan kepada para peternak yang berprestasi,
  • Menghasilkan bibit ternak yang unggul dan produktif serta ternak potong berkualitas.
  • Sebagai tempat untuk ajang silahturahmi dan tukar pendapat, menambah wawasan bagi peternak, petugas dan stakeholders peternakan yang hadir.
  • Sebagai bahan evaluasi bagi para petugas dan penentu Kebijakan terhadap perkembangan peternakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Melakukan promosi bibit ternak serta ternak potong yang berkualitas.
  • Menarik perhatian masyarakat peternak dan para pengusaha untuk turut aktif mengembangkan peternakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga :  Gubernur  NTT Tinjau Tambak Garam di Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang

Kontes ternak sapi dilombakan adalah, sapi Bali jantan bibit, sapi bali betina bibit, sapi bali betina induk, sapi bali jantan pengemukan, sapi bali jantan cros pengemukan atau silang sapi bali, sapi ongole jantan bibit, sapi ongole betina bibit, sapu ongole betina induk, sapi ongole jantan pengemukan da sapi jantan kelas super.

”Salah satu tekad Pemprov menjadikan NTT menjadi Provinsi ternak oleh sebab itu Dinas peternakan Provinsi NTT mengupayakan peningkatan populasi ternak dan telah mencapai populasi satu juta ekor pada 2018. ” jelas Dani Suhadi.

Baca Juga :  Berdinas ke Belanda, Bupati Belu Lupa Jalan Pulang

Peserta kontes ternak berasal dari seluruh Kabupaten Kota dan pada kontes ternak sapi tersebut di hadiri oleh Gubernur NTT, Frans Leburaya, ketua DPRD Sikka, Bupati Sumba Barat, Danrem 161/WS, Bupati TTS, OJK, wakil Walikota Kupang dan unsur Forkpinda Provinsi NTT serta Pemda Kabupaten TTS, dan Lembaga BUMN.

Gubernur Frans Leburaya, mengatakan, “Kontes ternak sapi ini merupakan suatu motivasi untuk meningkatkan peternak menjadikan ternaknya lebih baik, lebih gemuk, dan menghasilkan berat badan 320 kg baru boleh di kirim ke luar”.

Gubernur mengharapkan agar para inseminator mandiri harus membantu UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting).

Tulisan ini berasal dari redaksi