Penguatan Organisasi Masyarakat Sipil Melalui Rantai Nilai Peternakan yang Inklusif di NTT

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com –Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Uni Eropa menuntaskan pendampingan Proyek SCILD (Strong Community Social Organization for Inclusive Livestock Value Chain Development) atau Penguatan Organisasi Masyarakat Sipil Melalui Rantai Nilai Peternakan yang inklusif di NTT. Kegiatan penutupan ini digelar bersama Bengkel Advokasi Pemberdayaan dan Pembangunan Kampung (Bengkel APPeK) dan Yayasan Sanggar Suara Perempuan (YSSP), di Kupang, Selasa (27/8).
Implementasi proyek SCILD telah dilakukan pada 5 kabupaten di NTT yaitu Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka sejak tahun 2016.

Baca Juga :  Warga Perbatasan RI-RDTL Diajak Maju Dengan Memanfaatkan Kotoran Sapi
Tulisan ini berasal dari redaksi