Potensi Kopi Ekoheto Bajawa Terkendala Infrastruktur Pemkab Segera Benahi

FlobamoraNews

BAJAWA, Flobamora-news.com – Wilayah Bajawa di Kabupaten Ngada, Propinsi Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi kopi berkualitas yang tak kalah dengan kopi dari wilayah lain di Indonesia. Namun sayang, potensi kopi yang sangat besar ini tidak bisa digarap maksimal karena terkendala beberapa hal termasuk infrastruktur jalan yang masih belum memadai. Karena itu Pemerintah harus segera benahi infrastruktur.

Salah satu perkebunan kopi di wilayah Bajawa antara lain terdapat di Kampung Ekoheto, Desa Persiapan Mukufoka, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dari wilayah pemukiman warga desa, perkebunan kopi jenis Arabika milik warga berlokasi di atas wilayah dataran tinggi dengan kontur tanah berbukit bukit. Jalan menuju ke lokasi perkebunan warga jmasih belum memadai karena belum diaspal. Jika musim hujan, sarana jalan menuju lokasi perkebunan kopi warga ini licin dan berlumpur.

Baca Juga :  Ada Apa Ya Rame-Rame Ke Suarabaya Rayakan HUT RI Ke 74

Selain sarana jalan yang belum diaspal, lokasi perkebunan warga juga tidak datar seperti wilayah lain di Indonesia. Untuk memetik kopi, petani harus melalui perkebunan berbukit bukit dengan kontur tanah tidak rata, dengan tingkat kemiringan tanah bervariasi di setiap kebun kopi milik warga.

Menurut warga setempat, warga di Kampung Ekoheto sudah mulai merintis kebun kopi sejak tahun 1970 an. Setiap warga memiliki luas lahan kopi bervariasi mulai setengah hektar hingga lebih.

Meski sudah mulai berkebun kopi sejak tahun 1970 an, namun warga mengaku belum memperoleh hasil maksimal dari tanamam kopi. Selain masalah infrastruktur jalan yang kurang memadai dan kurangnya tenaga kerja petik kopi, warga juga mengaku kurang mendapat perhatian pemerintah dalam hal pendampingan dinas pertanian dan bantuan alat alat pertanian untuk mengurus kebun kopi mereka.

Tulisan ini berasal dari redaksi