Obet juga menyampaikan bahwa Kabupaten TTS perlu diperhatikan karena akibat hujan yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan banyak jalan yang rusak total dan beberapa jembatan yang putus serta beberapa rumah warga masyarakat tidak bisa dihuni lagi akibat longsor. Persoalan ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah, profinsi dan pemerintah pusat.
Obet Naitboho juga menyampaikan bahwa bencana yang ada di Desa Kuatae itu adalah masalah serius yang harus diselesaikan karena mau relokasi maka butuh tanah, namun kebanyakan tanah kawasan hutan, sehingga yang dibawahnya 10 hektar adalah kewenangan pemerintah profinsi NTT, maka selain kunjungan kerja hari ini di taman rekreasi Bu’at maka besok 25 juli 2025 kami akan bertemu dengan Bupati TTS untuk membahas persoalan Kuatae, karena kalau kita berharap dari kementrian kehutanan maka prosesnya nanti lama, sementara masyarakat Kuatae butuk kepastian tempati tinggal. jelas Obet Naitboho.
Sementara itu kepala Bidang Pengembangan Destinasi Parawisata Yerobeam M.Benu menyambut baik kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTT bersama rombongan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
