“Itu kan berupa kayu jadi dia tidak bertahan lama, materialnya itu dari balok kelapa dan di dasarnya memang ada gelagar besi tapi hanya buat untuk semacam pangkuan atau pondasinya tapi sekitar 80-90 persen itu terbuat dari kayu,” ungkap Jack.
Masyarakat, berharap Gubernur NTT yang sempat melewati jalur tersebut dan melihat langsung kondisi jembatan yang memprihatinkan itu bisa segara buka mata, mengalokasikan anggaran untuk membangun jembatan permanen demi kelancaran mobilitas warga.
“Harapannya semoga bisa segera realisasi anggaran untuk bangun baru, jangan hanya lewat menikmati apa yang sudah masyarakat perbaiki, Pemerintah juga harus bisa respon” pinta Urbanus salah satu warga. (Sevrin)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
