Beranda Hukum & Kriminal 10 Ribu Orang Pernah Dievakuasi Gegara Temuan Bom Seberat 500 Kg

10 Ribu Orang Pernah Dievakuasi Gegara Temuan Bom Seberat 500 Kg

4068
0

Belu, Flobamora-news.com – Baru-baru ini, Dunia dihebohkan dengan sebuah penemuan bom seberat 500 Kg yang berasal dari Perang Dunia (PD) II di Kota Cologne, Jerman pada Rabu (22/1/2020). Sekitar 10 ribu orang terpaksa dievakuasi dan layanan kereta serta lalu lintas kapal sempat terganggu saat operasi penjinakan bom itu berlangsung.

Seperti dilansir Associated Press dan AFP, Rabu (22/1/2020), bom seberat 500 kilogram itu ditemukan terkubur di sebuah lokasi proyek konstruksi di dekat Sungai Rhine yang ada di pusat kota Cologne, pada Senin (20/1) malam waktu setempat.

Otoritas kota Cologne menyebut bom tersebut berasal dari militer Amerika Serikat (AS) dan dijatuhkan saat gempuran udara di Cologne pada era PD II silam.

Seluruh pegawai di sebuah stasiun televisi setempat dan orang-orang yang ada di dalam gedung Opera Cologne terpaksa dievakuasi saat operasi penjinakan bom dilakukan. Aktivitas kapal-kapal di di Sungai Rhine dan lalu lintas udara di atas wilayah tersebut juga sempat terganggu.

Penemuan Bom di Kabupaten Belu pada Jumat (14/2/2020)

Otoritas setempat menutup sementara sebuah jembatan yang melintasi Sungai Rhine yang juga menjadi jalur kereta tujuan stasiun utama Cologne. Penutupan sementara di Cologne ini berdampak pada penundaan layanan kereta di berbagai wilayah Jerman.

Dalam pernyataan terbaru, otoritas kota Cologne menyatakan bom itu ‘tidak lagi memberikan ancaman’.

“Sekitar 10 ribu pegawai dari perusahaan-perusahaan yang terdampak dan 15 warga setempat bisa kembali ke gedung mereka,” demikian pernyataan otoritas kota Cologne. Lokasi temuan bom era perang itu merupakan distrik bisnis dan tidak memiliki banyak penduduk.

Sekitar 75 tahun setelah perang berakhir, bom-bom yang belum meledak sering ditemukan terkubur di berbagai wilayah Jerman. Operasi untuk mengevakuasi atau menjinakkan bom-bom bekas perang itu terkadang membutuhkan upaya berskala besar yang melibatkan evakuasi besar-besaran sebagai pencegahan.

Dalam insiden terpisah, Kepolisian Berlin mengumumkan bahwa sebuah bom dari era PD II juga ditemukan di dekat balai kota Berlin saat pengerjaan konstruksi. Menurut polisi, bom seberat 250 kilogram itu berhasil dijinakkan pada Selasa (21/1) waktu setempat.

Bom yang ditemukan warga pada Jumat (14/2/2020) di Atapupu

Di Italia, Sekitar 54 ribu orang dievakuasi dari kota Brindisi, Italia selatan terkait operasi penjinakan Bom Era PD II. Evakuasi yang dilakukan pada Minggu (15/12/2019) pagi waktu setempat ini merupakan operasi sejenis yang terbesar di negeri itu.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (16/12/2019), bom Inggris sepanjang satu meter dan berat 200 kilogram itu ditemukan pada 2 November 2019 lalu saat berlangsung pekerjaan perbaikan untuk sebuah gedung bioskop.

Saat ditemukan bom tersebut telah rusak akibat peralatan di lokasi pekerjaan perbaikan gedung, hingga menjadikan operasi penjinakan lebih rumit.

Warga dalam radius 1,5 kilometer pun dievakuasi dan pasokan gas di rumah-rumah dalam jarak 500 meter dari lokasi dihentikan sementara. Sejumlah layanan kereta api dan lalu lintas udara pun dihentikan sementara terkait operasi ini.

Lebih dari seribu anggota pasukan keamanan dan sekitar 250 relawan ikut serta dalam operasi evakuasi warga.

Kantor berita AGI melaporkan bahwa evakuasi lebih dari sekitar 54 ribu orang atau lebih dari separuh penduduk Brindisi yang berjumlah total 87 ribu orang, telah dimulai pada Sabtu (14/12) waktu setempat, dengan pemindahan 217 tahanan ke fasilitas-fasilitas penahanan lainnya.

Pada Minggu (15/12) sekitar pukul 13.00 waktu setempat, otoritas mengonfirmasi bahwa para ahli berhasil menjinakkan bom yang berisi 40 kilogram dinamit tersebut. Warga pun dibolehkan kembali ke rumah mereka masing-masing.

Otoritas setempat menyatakan bahwa pada Senin (16/12) waktu setempat, mereka akan membawa bom tersebut ke lokasi terpencil untuk diledakkan secara terkendali.

Berta Sila (43), Warga Jenilu yang menemukan Bom

Hal ini sangat jauh berbeda dengan sebuah penemuan Bom di Desa Jenilu, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Indonesia yang ditemukan oleh seorang warga, Berta Sila (43) pada Jumat (14/1/2020).

Bom Aktif peninggalan PD II dengan berat sekitar 500 Kg itu malah menjadi tontonan bagi warga sekitar. Bahkan, sebagian warga datang ke lokasi penemuan Bom hanya untuk sekedar berfoto-foto.

Lebih parahnya, Bom itu sempat dibongkar warga, tapi tidak berhasil. Beruntung Matheus, putra Berta Sila, lantas menegur jangan dibongkar karena itu bom. Sampai berita ini diturunkan, Bom tersebut telah berhasil dijinakkan oleh Tim Penjinak Bom.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here