Bayar Santunan Laka Tunggal, Rifat Taneo: Terima Kasih Jasaraharja Putera

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news..com– Perwakilan keluarga Almarhum Lazarus Sabaat korban kecekakaan tunggal Rifat Taneo menyampaikan terima kasih kepada pihak Jasaraharja Putera Insurance yang telah menyerahkan dana santunan kepada keluarga korban di rumah duka di Desa Oetuke Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu (26/7/2022).

Kronologis Kejadian

Laka Tunggal ini dimana pengendara sepeda motor (spm) Honda Revo DH 5955 CN yang dikendarai oleh Korban (Almarhum) Lazarus Sabaat yang membonceng Salomi Y. Sabaat dan Dermia Sabaat melaju dari arah Desa Oetuke hendak melaju ke arah Kolbano. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) yang mana jalannya bergelombang dan menurun tajam. Korban tidak dapat mengendalikan kendaran dan langsung keluar pada jalur bagian kiri bahu jalan dan jatuh ke jurang yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dua korban lainnya mengalami luka-luka dibawa ke Puskesmas Kolbano untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan medis.

Baca Juga :  Kunjungan Kapolda NTT di Mako Lantamal VII

Branch Manager PT Jasaraharja Putera Cabang Kupang Eka Jaya Putra melalui Irvan Djafar Alkatiri menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas petisiwa yang dialami oleh keluarga korban. Pemberian santunan ini bukan sebagai pengganti nyawa tetapi kiramya dapat bermanfaat meringankan beban yang saat ini dialami oleh keluarga.

Menurut Irvan bahwa santunan yang diberikan kepada ahli waris dimana korrban Lazarus Sabaat telah membeli polis asurani Jasaraharja Putera secara otomatis kendaraan tersebut telah tercatat sebagai nasabah Asuransi Kecelakaan Diri Dalam Perjalanan (AKDP).

Baca Juga :  Penegakan Hukum Atas Dugaan Salah Tembak BNN di SUMUT Berjalan Lambat

Pemberian santunan ini diterima langsung oleh isteri dan anaknya disaksikan oleh orang tua, Plt. Kepala Desa Oetuke dan Rifat Taneo serta keluarga.

“Santunan ini sudah ditranfer langsung ke rekening ahli waris dari almarhum senilai Rp. 20 juta dan kiranya dapat betmanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan”, tutup Irvan.

Tulisan ini berasal dari redaksi