Beranda Hukum & Kriminal Diduga Pencuri Morlan Simanjuntak Dipecat DPP PDI P

Diduga Pencuri Morlan Simanjuntak Dipecat DPP PDI P

159
5

PEKANBARU, Flobamora-news.com  – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kampar menggelar konfrensi pers untuk menanggapi pemberitaan yang viral diberbagai media online baik nasional maupun lokal dan media sosial terkait proses Pemecatan Morlan Simanjuntak calon terpilih anggota DPRD Kampar pada pemilu 2019. Pasalnya kasus pemecatan Morlan karena yang bersangkutan diduga melakukan pencurian. Konfrensi pers ini berlangsung di Kafe Kayu Resto Jalan Durian kota Pekanbaru Provinsi Riau pada, Selasa (11/02/2020).

Menurut Ketua DPC PDI P Kampar Hanafiah terkait isu-isu yang berkembang tentang pemecatan saudara
Morlan Simanjuntak itu tidak benar. Beliau dipecat karena terlibat kasus pencurian. Jadi isu itu tidak benar.

“Terkait proses Pemecatan Morlan Simanjuntak calon terpilih anggota DPRD Kampar pada pemilu 2019 lalu yang diduga tidak memenuhi ketentuan itu tidak benar. Bahkan beredarnya isu dugaan Fitnah yang telah diunggah oleh media CNN, bahwa Hasto Kristiyanto selaku Sekjen DPP PDI Perjuangan meminta uang kepada Morlan Simanjuntak untuk memuluskan dirinya agar tidak dipecat, semua isu ini tidak benar”, jelas Hanafiah.

” Terkait isu itu kami DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kampar sekali menyatakan bahwa itu tidak benar dan Fitnah, kenapa itu kami sampaikan demikian ?. Karena yang bersangkutan telah melalkukan perbuatan yang mecenderai nama Partai.” Ungkap Hanafiah dengan tegas

” Kami DPC juga menyampaikan saudara Morlan Simanjuntak telah melakukan manipulasi Data, terkait pencalonannya. Bahwasanya beliau yang sudah ditetapkan oleh Pengadilan sebagai Terpidana akan dugaan tindak Pidana pencurian yang telah dilakukannya di Siak, namun dimanipulasi dan berdasar itulah DPP melakukan Pemecatan bukan melakukan pemecatan tanpa alasan”, tambah Hanafiah

Triska Fely Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kampar mengatakan, saat ini yang bersangkutan tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota DPRD Provinsi sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang No 7 tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum, serta Peraturan KPU No 5 tahun 2019 tentang penetapan pasangan calon terpilih pada pasal 32 ayat (2) huruf b.

“Morlan Simanjuntak saat dilantik pada tanggal 27 Agustus 2019 Kampar lalu, Morlan ditahan di LP Siak ataa kasus dugaan tindak Pidana pencurian yang diduga telah dilakukannya”, papar Triska Fely.

“Dikarenakan telah mempermalukan Partai maka DPP mengambil tindakan pemecatan terhadap Morlan, saat ada berita Sekjen DPP PDI Perjuangan di Fitnah meminta uang kepada Morlan Simanjuntak itu tidak benar dan Fitnah. karena pada saat itu yang diminta sebagai saksi dan dipertanyakan adalah saya,Ketua DPC dan Morlan namun dikarenakan berada didalam tahan di wakili oleh Istrinya Morlan akan Fitnah dan isu yang mencuat dimedia.” ungkap Triska Feli.

Konfrensi pers ini dihadiri oleh Hanafiah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kampar didampingi Triska Feli Sekretaris Jendral Sigit Widodo SH Wakil Sekretaris, Taufik Aldini SH Ketua Bidang Kehormatan dan Anatona Nazara SE Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik.

Hal yang sama disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Anatona Nazara bahwa, tuduhan atau fitnah Sekjen PDI Perjuangan meminta uang melalui stafnya itu juga tidak benar. Tuduhan dan fitnah, yang telah ditujukan pada PDI Perjuangan melalui media hendaknya dapat disampaikan kepada masyarakat melalui Mediapula.


Reporter: Ricky Anyan


5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here