Beranda Hukum & Kriminal Ini Alasan Warga Bauatok Menyerang Warga Lalosuk

Ini Alasan Warga Bauatok Menyerang Warga Lalosuk

72
0

Belu Flobamora-news.com – Warga Dusun Bauatok, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu berusaha mengklarifikasi apa yang disampaikan warga Lalosuk terkait dengan pemberitaan yang mengatakan bahwa Warga Dusun Bauatok lah yang melakukan penyerangan.

Salah seorang Warga Bauatok, Domi menjelaskan bahwa pertikaian berawal saat seorang pemuda Bauatok, Yongki hendak mengantar sang Istri ke Kelurahan Fatubanao melewati Lalosuk. Baru di tengah Jalan, tiba-tiba Yongki ditahan Salmon Besin dan langsung memukul Yongki.

Tak puas dengan aksi pemukulan itu, Yongki bersama istri memutuskan untuk tidak meneruskan perjalanan ke Fatubanao, tapi kembali ke rumahnya di Bauatok.

Sesampai di Bauatok, Yongki segera melaporkan apa yang dialaminya kepada Ayahnya. Tak puas dengan apa yang diceritakan, Yongki bersama ayahnya pergi menemui Salmon Besin di rumahnya.

Akan tetapi, saat itu Salmon masih berada di lokasi kejadian perkara, tepatnya di sebuah rumah duka di Dusun Lalosuk. Karena itu, beberapa orang keluarga Salmon pergi memanggil Salmon.

Setelah menunggu beberapa saat, Salmon pun datang. Ayah Yongki pun masih bertanya secara sopan, apa alasan Salmon memukul anaknya.

“Saat itu Salmon Besin bilang kalau dia pukul karena Yongki beberapa hari lalu melempar beberapa Warga Lalosuk menggunakan Katapel. Karena itu, dia pukul Yongki,” jelas Domi.

Mendengar jawaban itu, Ayah Yongki kembali bertanya ke Salmon mengapa dirinya langsung memukul Yongki tanpa menanyakan terlebih dahulu.

Tak puas dengan pertanyaan itu, Salmon pun langsung berkata, “Ini Besin… kamu mau kenapa?”

Mendengar jawaban itu, Yongki bersama Ayahnya memilih untuk kembali ke rumah daripada terjadi keributan yang tidak diinginkan.

Baru beberapa saat sampai di rumah, tiba-tiba Salmon datang bersama segerombolan anak muda dan langsung melempari rumah warga di Bauatok. Tak hanya itu, Salmon bersama kelompoknya itu pun membakar salah satu rumah warga dan memukul beberapa orang yang datang menegur mereka.

Akibat aksi brutal membakar rumah warga itu, Warga Bauatok pun secara spontan melakukan perlawanan. Aksi saling pukul dan lempar pun terjadi.

Karena merasa terdesak, Salmon Besin yang merupakan Pemuda Lalosuk itu perlahan mulai mundur ke atas bukit, tepatnya di lokasi SD Lalosuk. Dari sana mereka terus melempari warga dan rumah warga.

Tak puas dengan aksi para pemuda Lalosuk itu, Warga Bauatok pun secara perlahan maju melakukan perlawanan hingga mereka akhirnya bisa balik menyerang Warga Lalosuk hingga ke Dusun Lalosuk.

Namun, karena perlawanan semakin banyak dari warga Lalosuk, para Warga Bauatok pun mencari posisi yang aman untuk tetap menyerang Warga Lalosuk yaitu dengan menempati lokasi SD Lalosuk.

Baca Juga: Breaking News! Warga Dua Dusun di Belu Saling Serang, Satu Korban, Dua Rumah Rusak Berat

Sebelumnya diberitakan oleh media ini Warga Dua Dusun yaitu Dusun Bauatok dan Dusun Lalosuk Di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu saling serang pada Jumat (22/11/2019) sekitar pukul 15.00 Wita. Akibat kejadian ini, salah satu Warga Lalosuk dilarikan ke RSUD Atambua dan Dua Rumah warga rusak berat.

Berdasarkan pengakuan beberapa warga Lalosuk, saat itu mereka sedang istirahat siang. Sedangkan, sebagian orang pergi menonton pertandingan Sepakbola Bupati Belu Cup IV di Lapangan Umum Atambua.

Tiba-tiba sebagian besar warga Bauatok datang menyerang dengan membabi buta. Mereka datang dengan membawa parang. Tombak, senapan, dan beberapa alat tajam lainnya. Tanpa banyak bicara mereka langsung melempar rumah warga dan menyerang Warga Lalosuk. Karena ketakutan tak tidak tahu persoalan, para warga Lalosuk langsung lari menyelamatkan diri.

Salah satu Warga Lalosuk, Salmon Besin, yang keluar dari rumahnya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi pun langsung ditembak menggunakan senapan angin. Dia ditembak di pipi sebanyak dua kali.

Melihat kejadian itu, warga Lalosuk pun coba melakukan perlawanan. Karena ada perlawanan dari sebagian kecil pemuda Lalosuk, Warga Bauatok pun perlahan mundur dan mendobrak dua rumah untuk disisakan sembari mencari tempat aman di ketinggian, tepatnya di SD Lalosuk.

Dari sana, mereka melempar warga Lalosuk dan menembak menggunakan senapan angin.

Warga Lalosuk pun hanya dapat menyaksikan aksi membabi buta itu. Sebagian warga Lalosuk pun segera melarikan Salmon Besin ke RSUD Atambua untuk mendapatkan perawatan. Sebagian warga lain segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Belu.

Mendapat laporan warga itu, pihak keamanan Polres Belu Segera turun ke lokasi. Akan tetapi, kehadiran Polisi tidak membuat warga Bauatok menghentikan aksi brutalnya itu.

Akibatnya, beberapa tembakan pun dilepaskan oleh polisi. Situasi baru bisa diredakan sekitar 30 menit kemudian.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here