Beranda Hukum & Kriminal Ketum KAMIJO Menanggapai Perkembamgan Situasi Negara RI Saat Ini

Ketum KAMIJO Menanggapai Perkembamgan Situasi Negara RI Saat Ini

18
0

JAKARTA, Flobamora-news.com —
Ketua Umum Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Menanggapi soal perkembangan situasi terkini di negara Republik Indonesia,

Ketua Umum KAMIJO, Gumilar Abdul Latif angkat bicara, melalui WhattShapp pribadinya, menyampaikan pernyataannya kepada Pimpinan Redaksi Flobamora-news.com, Sabtu (30/11/2019) pukul 19.28 WITA.

Berikut pernyataan Ketua Umum KAMIJO, Gumilar Abdul Latif:

“Menanggapi perkembangan situasi di Negara Republik Indonesia saat ini ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada kita semua, Warga Negara Indonesia dimanapun berada, yang pertama terkait dengan isu penolakan atau pembubaran terhadap organisasi masyarakat Front Pembela Islam atau yang lebih dikenal dengan nama FPI, menurut hemat Saya tidak perlu dibesar-besarkan atau tidak perlu di takuti karena memang lisensi FPI itu, mereka di pertanyakan oleh seluruh umat Islam sedunia.
Lanjut dia, mereka (FPI) menggunakan nama umat Islam sementara ini adalah organisasi masyarakat jadi itu sudah dipertanyakan oleh Sekretaris OKI serta mengutuk keras dengan menggunakan nama Islam dalam organisasi masyarakat, ujarnya.
Dan perlu saudara-saudaraku ketahui terkait dengan pernyataan teman-teman yang ditulis dalam media sosial khususnya di Facebook yang ingin menciptakan #shift Jokowi takut FPI itu tidak benar karena memang Presiden itu banyak pertimbangan yang harus dikaji dan dikaji apa yang ditakuti oleh Presiden,?!,tegas Gumilar Abdul Latif.

Dikatakannya bahwa perlu adanya kesadaran untuk teman-teman jangan sampai ada asumsi bahwa Jokowi itu takut dengan FPI, Jokowi tidak takut sama siapapun Jokowi tidak pernah takut dan tidak pernah mundur selangkah pun itu yang perlu teman-teman ketahui,ujarnya.

Kedua, terkait dengan isu reuni 212 yang akan diselenggarakan secara nasional di Monas tanggal 2 Desember 2019 minta jangan ada kekuatiran yang berlebihan Jangan ada asumsi penolakan terhadap kebebasan untuk mengeluarkan pendapat di negeri ini itu sudah diatur oleh undang-undang terkait bocorannya PA 212 ini ingin melakukan aksi penolakan terhadap Ahok untuk diangkat menjadi Direksi Pertamina, sebelumnya kepada Menteri apabila usulan ataupun aksi mereka nanti ini itu tergantung kepada Menteri, jelasnya.

Yang ketiga terkait dengan isu radikalisme, radikalisme itu benar adanya dan itu sudah terbukti di negara Republik Indonesia Ini bukan saja TNI dan Polri yang harus pantas memberantas radikalisme ini saya rasa radikalisme ini perlu diperangi oleh seluruh warga masyarakat yang ada di dalam negara kesatuan Republik Indonesia karena memang ini menyangkut dengan keamanan negara dan keamanan pribadi kita masing-masing.

Kita dalam setiap saat dan itu perlu kita bersama-sama mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan yang walaupun banyak semua dan sorotan orang-orang kepada pribadi saya dan lembaga kami ini kami ini apa sih maunya dan Gumilar itu siapa orangnya membuat video-video semacam ini mohon maaf sekali lagi saya sampaikan Saya hanya ingin negara kita ini berada dalam posisi aman lebih dan kurangnya Maaf Billahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Reporter: Robert


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here