Beranda Hukum & Kriminal Rumah Milik Oktofianus Limau Diduga Kuat Dibakar dan Dirusak Oleh Oknum IF...

Rumah Milik Oktofianus Limau Diduga Kuat Dibakar dan Dirusak Oleh Oknum IF dan BN

575
0

Foto: Rumah Milik Oktofianus Limau Yang Dibakar dan Dirusak 

KUPANG, Flobamora-news.com – Pengrusakan rumah milik Oktofianus Limau warga RT.13/ RW. 05 Dusun 05 Desa Usapi Sonbai Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang diduga kuat dilakukan oleh oknum berinisial IF dan BN. Pasalnya pengrusakan ini korban mengadukan masalah tersebut kepada pihak Polsek Kupang Barat pada, 24 Juli kemarin.

Menurut Oktofianus, saat ditemui media ini pada Sabtu 25/07/2020 sore, mengatakan bahwa telah mengadukan perusakan rumahnya pada tanggal 24 juli 2020 kepada pihak yang berwajib. Hal ini sesuai dengan laporan polisi/ pengaduan No: K/ 06/VII/2020/NTT/Res Kupang/Sek Kubar.

“Saya sangat sesali dengan cara pelaku yang telah merobohkan tembok rumah dan membakar dapur miliknya. Kejadian tersebut diduga dilakukan oleh Is Fanggidae dan Baltasar Nalenan. Saya memohon kepada pihak yang berwajib untuk melakukan penyelidikan terkait proses hukum selanjutnya”, kata Oktofianus.

“Saya sebagai kepala suku dari keluarga Limau, tidak menerima dengan adanya tindakan pengerusakan dan menghancurkan rumah keluarga saya”, ujar Oktofianus.

“Waktu itu ada dua orang yang diduga sebagai pelaku datang ke rumah saya, hari Kamis (23/7) sekitar pukul 14:00. Para oknum tersebut datang lalu mengancam untuk menghancurkan dan membakar rumah milik saya. Pada waktu itu di Tempat kejadian perkara (TKP) ada saksi yang mendengar dan melihat sendiri para oknum-oknum tersebut”, jelasnya.

Lanjut Oktofianus, Kemudian pada esok paginya sekitar pukul 08:00 Wita, ada seseorang menelfon saya dan menyampaikan, kalau rumah milik saya telah dihancurkan dan sempat juga membakar dapur milik saya.

“Setelah saya mendengar informasi itu lalu Saya dan keluarga saya bergegas pergi melaporkan kepada pihak kepolisian di Pospol Nekamese, dan dari pihak kepolisian Pospol Nekamese langsung melakukan olah TKP, ketika sudah olah TKP kamipun disuruh untuk lanjutkan laporannya ke Polsek Kupang Barat yang didampingi langsung kuasa hukum (Pengacara) Yardinus Hulu, SH”, jelas Oktifianus.

Sementara itu kuasa hukum korban, Yardinus Hulu S.H. mengatakan, bahwa, ketika klien kami melaporkan kejadiannya di Polsek Kupang Barat, saat itupun hampir tidak diterima laporannya. Sebagai kuasa hukum dari oktofianus Limau, sempat berbicara dengan salah satu anggota polisi dan juga bicara dengan bapak Kapolsek via telpon milik salah satu anggota kepolisian di polsek tersebut. Sehingga dengan pertimbangan bapak Kapolsek akhirnya dibuatkan laporan pengaduan kepada klien saya.

“Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan, sebab itu kami sebagai kuasa hukum mengharapkan kepada bapak Kapolsek untuk mengungkapkan dan menindaklajuti kasus ini, karena kasus ini tidak ada kaitannya dengan maslah tanah milik klien kami”, katanya

“Apa bila dari polsek kupang barat tidak bisa tindak lanjuti kasus ini, maka kami sebagai kuasa hukum akan melanjutkan kasus ini ketingkat tinggi yaitu laporkan ke Polres Kupang dan Polda NTT”, pungjasnya.


Reporter: Team


Komentar