Sam Haning: Saya Akan Lapor Balik, Jika Laporan Terhadap Kliennya Tidak Dicabut

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com – Pengacara Samuel Haning, SH, MH kuasa hukum dari BPR Christa Jasa Perdana ( CJP) dan Wilson Liyanto, mengancam akan lapor balik jika laporan kliennya tidak dicabut oleh pelapor, Rahmat SE ( Rafi) dan Istrinya ( Sri Wahyuni).

Hal ini diungkapkan oleh pengacara kondang Samuel Haning yang didampingi oleh Christofel Liyanto,SE ( Komisaris utama BPR CJP ) Lanny Tadu ( Direktur BPR CJP) Sam Asadoma ( Konsultan Hukum BPR CJP) Fransisco Besi dan Wilson Liyanto dalam.Jumpa Pers dengan awak media di Palapa Resto & Kafe Kupang, Selasa ( 10/9/2019).

Samuel Haning menjelaskan, bahwa hubungan antara kliennya yakni BPR Christa Jaya Perdana ( CJP) dengan Rahmat SE ( Rafi) dan Sri Wahyuni ( Istri Rafi) yakni menjadi nasabah di BPR CJP sejak 17 Maret 2014 dan meminjam kredit senilai total Rp 425 juta.
Sedangkan hubungan Rafi dan istrinya dengan Wilson Liyanto dalam bisnis bursa jual beli mobil bekas sejak Desember 2013 dengan modal dari Wilson Liyanto.

Baca Juga :  Korem 161/Wira Sakti Bekali Empat Konsensus Berbangsa dan Bernegara Serta Bela Negara

Berjalannya waktu bisnis itu berkembang pesat hingga di tahun 2015 fan 2016 total mobil 50- 60 uniit dengan total investasi modal pinjaman mencapai 5 miliar dari pihak Wilson Liyanto, dengan Rafi meminjamkan aset pribadi dan aset showroom dan lainnya.

” Setelah itu Rafi mulai menipu klien saya. Dia menjual mobil namun BPKB nya ada di klien saya. Dan uang hasil jualannya pun tidak di setor. Kemudian dia dikejar- kejar oleh pembeli mobil dan tunggakan utang sangat besar sehingga dia memberikan rumah dan kunci beserta isinya kepada klien saya,” kata Sam.

Baca Juga :  Selain Dilapor ke Div Propam Mabes Polri, Polres Sarolangun Dilapor ke Komnas HAM RI

Lanjutnya, Rafi yang sempat melarikan diri namun ditangkap di Makassar setelah kasus penipuannya terungkap balik terhadap BPR CJP , Wilson Liyanto dan pembeli mobil tanpa BPKB.

Tulisan ini berasal dari redaksi