Beranda Hukum & Kriminal Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Itik, Polres Malaka Diberi Waktu Dua Minggu

Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Itik, Polres Malaka Diberi Waktu Dua Minggu

400
0

Foto: Kapolres Malaka Albertus Neno

BETUN, Flobamora-news.com  – Kasus dugaan korupsi pengadaan itik di Kabupaten Malaka Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ditangani Poltes Malaka hingga saat ini belum tuntas. Mandeknya laporan dugaan korupsi membuat Aliansi Rakyat Anti korupsi (Araksi) memberikan deadline waktu selama dua Minggu kepada penyidik polres untuk secepatnya mengungkapkan kasus tersebut. Dimana kasus ini diduga merugikan negara sebanyak 2,7 miliaran yang sudah dilaporkan Araksi dari 11 Maret beberapa waktu yang lalu.

Menurut Ketua Araksi NTT Alfred Baun S.H. ketika di konfirmasi via telpon seluler menyampaikan, bahwa sejauh ini kami dari Araksi belum terkonfirmasi dengan penyidik di Polres Malaka, akan tetapi kelihatannya kasus ini sudah sangat lamban sekali dan sampai sekarang juga dari pihak polres belum ekspos kasus ini.

“Kasus ini harus segera diekspos, apakah status itu di naikan atau tidak, penyidik harus secepatnya mengekspos kasus tersebut. Pihak Polres sempat berjanji untuk kasus ini di ekspos ke Polda NTT. Kemudian saya cek di Polda dan katanya belum ada surat dari polres malaka. Penyidik di Polres kelihatan terlalu bobo dengan kasus ini kenapa begitu ya’ kalau tidak berani ungkap kasus ini”, kata Alfred.

Alfred menambahkan, Kami berikan deadline waktu Dua minggu untuk Polres Malaka segera tingkatkan kasus ini, untuk menetapkan tersangka. Ke depan kalau memang tidak bisa, kebetulan untuk sementara ini saya sudah kordinasi dengan Pihak Polda NTT dan mengatakan tinggal menanti surat dari Araksi.

“Kalau surat dari araksi tetap mengalihkan kembali kasus ini ke Polda. Kita ambil alih, saya sudah kordinasikan dengan Ditreskrimsus Polda NTT hanya menanti surat dari araksi”, jelas Alfred.

”Kasus dugaan pengadaan itik ini, dari 11 Maret sampai sekarang sudah mau masuk bulan Agustus bayangkan status kasus ini tidak jelas. Kalau dilihat kasus ini, periksa saksi gampang-gampang saja, fakta lapangan sudah jelas terus apa yang sulit”, tanya Alfred

Sementara itu, Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno S.H., mengatakan kalau untuk kasus itik sementara proses berjalan. Sudah dua puluhan orang yang sudah diperiksa.

“Kita masih tunggu hasil dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Tetapi sampai sekarang belum ada jawaban dari sana”, pungkas Kapolres Malaka.

 


Reporter: JK/SI


Komentar