Beranda Hukum & Kriminal Wardankop Brimob Supervisi Kesiapan OMB Satbrimobda NTT

Wardankop Brimob Supervisi Kesiapan OMB Satbrimobda NTT

241
0

KUPANG, Flobamora-news.com – Pemilu yang akan berlangsung 9 ( sembilan ) hari lagi menjadikan momentum Pimpinan pada tingkat atas untuk melakukan supervisi atas kesiapan Polri khususnya di Satuan Brimob Polda NTT.

Senin, 8 April 2019 , Wadankorp Brimob mengunjungi Satbrimobda NTT yang sebelumnya diterima oleh Polda NTT.

Brigjen Pol Drs.Rahman Baso diterima dengan baik oleh Dansat Brimobda NTT beserta para Perwira, Anggota dan Bhayangkari.

KBP Deonijiu S.I.K.,S.H memaparkan tentang kondisi kesiapan Satbrimobda NTT dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 serta terobosan kreatif di Satuan Brimobda NTT.

Wadankorp dalam sambutannya mengatakan supervisi ini bertujuan untuk melihat kesiapan Polda NTT terutama Sat Brimob dalam hal melaksanakan tugasnya.

” Saya tidak melakukan kunjungan kerja di Satbrimobda NTT ini , namun atas perintah pimpinan tertinggi untuk mengecek kesiapan Polri khususnya Satbrimobda menghadapi Pemilu tahun 2019 ini.” ujarnya

Sambutan Wadankorp dihadapan 125 anggota memberikan kesan nostalgia kembali karena 18 ( delapan belas ) tahun silam pernah menjabat sebagai Dansat Brimob di Kupang ini.

Arahan Wadankorp Brimob yang sangat memotivasi anggota tersebut melengkapi tugas Satbrimob sebagai tonggak utama keamanan di wilayah hukum NTT.

Adapun beberapa penegasan yang beliau sampaikan , pertama sejarah mencatat bahwa Brimob terbentuk dengan nama Tokubetsu Keisatsutai atau Pasukan Polisi Istimewa. Kesatuan ini diberikan tugas untuk melucuti senjata tentara Jepang dan berjuang dalam pertempuran 10 November1945 sehingga Brimob adalah sosok yang tidak mengkhianati bangsanya karena sudah tertanamkan nilai disiplin, hirarki, loyalitas dan kehormatan yang melekat dalam jiwa seorang Brimob.

Filosofi menjadi seorang Brimob adalah Pilihan hidup yg mempunyai integritas, ketulusan, keikhlasan dan loyalitas walaupun banyak terdapat kekurangan dan keterbatasan yang disampaikan dalam paparan Dansat Brimob dapat diatasi dan terlewati dengan baik.

Kedua dengan adanya evaluasi dan perkembangan situasi Keamanan, maka Pimpinan akan merealisasikan dan menambah kekurangan sarana prasarana transportasi.

Ketiga saat ini Polri menghadapi kejahatan asometris/ proxi war dan bukan konvensional dimana orang-orang yang tidak bertanggung jawab membuat konflik sosial salah satunya melalui media sosial. Hal ini yang harus disikapi secara bijak dan cerdas. Sehingga dalam melakukan sesuatu jangan terpancing emosi apalagi arogan yang berdampak pada citra buruk terhadap institusi. Selain hal tersebut juga adanya beberapa penyebab konflik sosial yaitu kesiapan penyelenggara pemilu,biografi, paslon tdk siap menang dan tdk siap kalah dan masih banyak lagi yang harus dihadapi Polri.

Kelima yang harus dipahami adalah bahwa Brimob adalah POWER ON HAND Kapolda sehingga lakukan tugas pokoknya dengan baik sesuai motto dan filosofi hidup untuk menghadapi ancaman atau kejahatan yang berintesitas tinggi , jangan lengah dan under estimate.

Keenam tingkatkan Kemampuan Dasar Brimob yang sudah diperoleh dan siapkan dengan baik seperti kesehatan, beladiri dan menembak. Jangan pernah berhenti berkreasi.

Ketujuh jalin dan bangun komunikasi yang baik dengan TNI dan Stake Holder di wilayah tugas masing-masing.

Wadankorp menyampaikan ucapan terima kasih dari Dankorp Brimob kepada seluruh anggota Satbrimobda NTT dan selamat menjalankan tugas dengan baik dengsn penuh tanggung jawab, pungkas Brigjend Pol Drs.Rahman Baso dan diliput dokumentasi oleh Humas Satbrimobda NTT.

Sebagai penghormatan kepada Wadankorp, Kbp Deonijiu De Fatima, S.I K.,S.H mengalungkan kain dan ucapan terima kasih atas kedatangan dan motivasi beliau di Satbrimobda NTT.

Acara ditutup dengan Doa, dokumentasi dan ramah tamah sebagai wujud kedekatan pimpinan kepada Anggota. (Rbt)

KOMENTAR ANDA?

Komentar