Warga Elar Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

FlobamoraNews

BORONG, Flobamora-news.com –Seorang warga di Elar Selatan ditemukan meninggal dunia diduga kehabisan oksigen saat memadamkan api di kebun miliknya yang bertempat di Lingko Nele, desa Golo Linus, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (19/10)

Informasi yang diterima Flobamora-news, pada hari sabtu (19/10) sekitar pukul 09.00 wita korban yang di ketahui bernama Aloisyus Rama (74) Kampung Pepil, Desa Golo Linus, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur pamit dengan istri Paulina Nang keluar dari rumah menuju kebun kopi milik korban yang bertempat di lingko Nele Desa Golo Linus, Kecamatan Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur untuk melakukan upaya pemadaman kobaran api yang mengauskan tanaman milik korban, hingga sampai pukul 17.00 wita korban belum juga pulang ke rumah

Lalu kemudian sekitar pukul 17.30 wita anak kandung korban Ferdinandus Jafar, (47), Kepala BPP Kecamatan Elar Selatan, bersama warga masyarakat melakukan pencarian diruma warga dan lokasi kebakaran hingga pukul 22.00 wita namun tidak temukan.

Baca Juga :  Ini Jimat yang Dibawa Pria Perusak Ruang Doa di Gereja Katedral Atambua

Pada hari Minggu (20/10) sekitar pukul 11.00 wita upaya pencarian tetap di upayakan oleh anaknya dan dilakukan pencarian di rumah saudarinya bernama Maria Dulun di Kampung Raong Desa Sangan Kalo, namun tetap tidak ditemukan, karena tidak ditemukan maka dirinya kembali ke kampung Pepil.

Tak hanya mencari di rumah saudarinya, anak korban melakukan pencarian di kebun kopi miliknya namun tetap tidak ditemukan, selanjutnya anak kandung korban menuju kampung Paku untuk melakukan upaya pencarian namun masih tetap tidak ditemukan

Baca Juga :  Pria Asal Solor Selatan Cabuli Siswi SMPN Hingga Hamil

Setelah sekitar pukul 13.40 wita mendapat informasi dari warga yang bernama Romanus Saruk bahwa korban telah di temukan di hutan kopi milik Dominikus Lasa dalam keadaan tidak bernyawa, dan lokasi tersebut adalah lokasi terjadinya kebakaran semenjak pada hari Sabtu (19/10), lalu kemudian
saudara Hendrikus Bambang melaporkan kejadian tersebut ke Kapospol Elar Selatan.

Tulisan ini berasal dari redaksi