FATULEU, Angin segar kemandirian ekonomi bertiup kencang di Jemaat Hosana Boni, Klasis Fatuleu. Minggu (02/11/2025) lalu, Komunitas Calon Anak Peternak (CAPER) sukses menggelar gebrakan yang mengubah paradigma peternakan, yaitu sosialisasi manajemen ternak dan pelatihan revolusioner pembuatan pakan fermentasi!
Puluhan warga/jemaat tumpah ruah dengan antusiasme tinggi, tak hanya untuk mendengar, namun juga untuk melihat bagaimana mereka bisa ‘melawan’ tingginya biaya pakan pabrikan. CAPER datang membawa solusi cerdas: memanfaatkan limbah lokal menjadi pakan bernutrisi tinggi.
Ketua Umum CAPER, Marno, menjelaskan visi besar di balik kegiatan ini. “Kami ingin mengajak bapak dan ibu untuk melihat potensi di sekitar kita. Limbah pertanian seperti jerami padi, daun ubi, batang pisang, atau bahkan limbah dapur bisa diolah menjadi pakan bernutrisi tinggi melalui teknologi fermentasi,” tegasnya.
Pelatihan ini tidak hanya berhenti di teori. Warga/jemaat langsung ‘turun tangan’ mempraktikkan cara mengolah bahan, mencampurkan probiotik (EM4), hingga proses fermentasi yang benar. Targetnya jelas: Menekan biaya produksi peternakan secara signifikan dan membuat peternak lokal tidak lagi bergantung sepenuhnya pada produk pabrik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
