Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Jakarta Belum Memiliki Strategi Mengantisipasi Kebakaran

Avatar photo
IMG 20190305 WA0002

Prof. Dr. Manlian Ronald. A. Simanjuntak, ST., MT., D.Min
(Guru Besar Universitas Pelita Harapan)

JAKARTA, Flobamora-news.com – Jakarta sesungguhnya belum memiliki strategi yang komprehensif dan terintegrasi mengantisipasi api yang terjadi hampir setiap hari. Kita mungkin belum sadar dan mengerti bahwa saat ini Jakarta belum memiliki RISPK (Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran) yang komprehensif. RISPK adalah strategi komprehensif bagi Jakarta untuk merespon dampak bahaya kebakaran yang terjadi. Sampai kajian ini dituliskan, data Kebakaran rata-rata di Provinsi DKI Jakarta yaitu 3-4 kali dalam 1 hari. Hari Minggu 30 Juni 2019 yang lalu, dampak kebakaran di kawasan Tanah Abang yang mengakibatkan 66 rumah hancur dan 2 jiwa terluka, semakin menguatkan lemahnya strategi Jakarta mengantisipasi kebakaran. Peningkatan intensitas terjadinya kebakaran diikuti secara dinamis jumlah kerugian yang terdampak, baik itu nyawa manusia ataupun material.