Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin terintegrasi, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas.
“Melalui Proyek Nexus, kami ingin memperkuat konektivitas proses pelayanan antara Jasa Raharja dan rumah sakit, sehingga korban kecelakaan beserta keluarganya dapat memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih mudah dan fokus pada proses pemulihan,” ujar Awaluddin.
Awaluddin menegaskan, kecepatan dan ketepatan penanganan korban menjadi aspek penting dalam upaya menekan fatalitas akibat kecelakaan.
Menurutnya, keselamatan korban sangat bergantung pada upaya dan koordinasi seluruh pihak dalam memberikan penanganan yang optimal, terutama pada periode awal setelah kecelakaan.
“Fatalitas sangat bergantung pada upaya kita bersama dalam menangani korban. Karena itu, keselamatan korban harus menjadi prioritas utama. Kolaborasi antara Jasa Raharja dan rumah sakit menjadi penting untuk mendukung penanganan yang cepat dan tepat, sehingga setiap upaya yang dilakukan dapat berorientasi pada keselamatan korban,” tambah Awaluddin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
