Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa tren
keselamatan selama periode siaga Lebaran menunjukkan perbaikan signifikan
dibandingkan tahun sebelumnya.
“Terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28% dibandingkan periode yang sama, yaitu 12
hari dalam Siaga Angkutan Lebaran. Tahun ini tercatat 228, dibandingkan 318 pada
tahun lalu. Sampai dengan kemarin malam, kami telah memberikan santunan sebesar
Rp11,2 miliar kepada 224 korban meninggal dunia yang telah disalurkan kepada
keluarga korban dan ahli waris”, ungkapnya.
Namun demikian, Awaluddin menegaskan bahwa faktor risiko masih perlu menjadi
perhatian bersama.
“Dominasi masih pada kendaraan bermotor roda dua, dengan penyebab utama seperti fatigue driving atau kelelahan pengemudi, karena jarak perjalanan yang panjang di atas 6–7 jam serta kondisi kendaraan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja juga mengoptimalkan kesiapan petugas Jasa
Raharja di lapangan untuk memberikan respons cepat terhadap korban kecelakaan
serta memastikan proses penyerahan santunan berjalan tepat waktu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
