Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jaya Anggrawan: Eksekusi Lahan di Depan Rujab Gubernur NTT Non-Executable

Avatar photo
Reporter : TIM Editor: Redaksi
IMG 20230228 WA0033

KUPANG, Flobamora-news.com – Lahan depan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Nusa Tenggara Timur seluas kurang lebih 6.850 meter persegi yang telah dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Kupang pada 2021 yang lalu, saya menilai eksekusi yang dilakukan non-executable (eksekutabel-red) dan salah alamat. Belajar lagi hukumnya, Pengadilan Negeri itu. Hal ini disampaikan oleh pemilik lahan Jaya Anggrawan melalui kuasa hukumnya Lisa Rahmat kepada Media pada, Senin Dua puluh Tujuh Pebruari tahun Dua ribu Dua puluh Tiga.

Menurut Lisa Rahnat bahwa Pak Jaya sudah menang di PK artinya dalam perlawanan/bantahan putusan itu membuktikan hak kepemilikan adalah pak Jaya, bukan sengketa yang terdapat penghukuman. Kalau Pengadilan Negeri menganggap perkara No. 29 adalah eksekutabel/eksekutorial, ya bukan sembarangan tanah dan bangunan milik pihak ketiga dilakukan eksekusi, itu Pengadilan Negeri melanggar etika dan kepatutan sebagai peradilan yang merugikan pihak ketiga itu fatal nama baik peradilan tercoreng atas tindakan yang salah ini.