Daerah  

Kami Baru Tahu Saat Alat Berat Sudah Masuk” Tanpa Sosialisasi & Kesepakatan, Lahan Keluarga Taneo Masuk Jalur JUT Tuapakas, Warga Adu ke DPRD TTS.

Reporter : Yor Tefa Editor: Yor Tefa

Screenshot 2026 09 02 22 06 57 50 2d252a44e6e534ccbd63390e38373cbd

SOE, flobamora.news.com, 2 September 2026, Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Oebon, Dusun 4, Desa Tuapakas, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) justru menimbulkan persoalan baru bagi warga. Tabita Taneo, warga RT. 16/RW. 09, mengklaim lahan milik keluarganya masuk dalam jalur pembangunan tanpa adanya sosialisasi, pemberitahuan, maupun kesepakatan dengan pemilik lahan.

Proyek yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD TTS melalui Dinas Pertanian Kabupaten TTS mulai dikerjakan pada 30 Agustus 2026. Ironisnya, Keluarga Taneo baru mengetahui hal itu ketika alat berat sudah beroperasi di lokasi. Karena merasa tidak dilibatkan dan tidak diberi tahu, Tabita Taneo bersama saudaranya, Yusmin Taneo, mendatangi DPRD TTS pada 2 September 2026 untuk meminta kejelasan sekaligus mengadukan persoalan tersebut.

“Kami baru tahu tanggal 30 Agustus 2026 kalau lahan kami masuk dalam perencanaan pekerjaan jalan itu. Padahal kami tidak pernah diberi tahu, tidak pernah diajak bicara, dan tidak pernah ada kesepakatan apa pun,” ujar Tabita kepada wartawan usai pertemuan di ruang kerja Wakil Ketua DPRD TTS, Rabu (2/9/2026).



Exit mobile version