Ketua IBI NTT Gelar Muscab di Kabupaten Malaka

FlobamoraNews

MALAKA, Flobamora-news.com –Musyawarah cabang pembentukan badan pengurus, anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) digelar di Kabupaten Malaka. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia  NTT ini, dengan tujuan merangkul semua tenaga kesehatan khususnya  bidan yang berada di Kabupaten Malaka. Oleh karenanya ketua IBI NTT berupaya untuk membentuk pengurus cabang di Kabupaten Malaka.

Hal ini dikatakan oleh Ketua ‘IBI’ Nusa Tenggara Timur, Damita Palalangan, AMd.Kep.,SKM, M. Hum sebelum musyawarah pembentukan pengurus IBI Malaka dilaksanakan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Glory Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, selasa, (3/12/2019).

Baca Juga :  PT IDK Siap Kembangkan Bibit Unggul Mangrove di Kabupaten Malaka

“Tujuan dari pembentukan pengurus cabang Malaka ini untuk merangkul semua tenaga Bidan yang berada di Kabupaten Malaka ini, sehingga mempermudah urusan yang berkaitan dengan profesionalitas bidan seperti, rekomendasi test STR dan lain-lain”, papar Damita.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran. MPh, dihadiri staf Ikatan Bidan Indonesia (IBI) NTT, Pimpinan DPRD Malaka yang diwakili Wakil Ketua 2 Hendrikus Fahik, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Kepala Puskesmas, para bidan se-Kabupaten Malaka, serta tokoh Agama.

Baca Juga :  Luncurkan JRcare, Rivan Purwantono: Jasa Raharja Siap Terapkan di 2.437 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia

Bupati Stef Bria Seran dalam sambutannya menyatakan, kesiapan yang tidak maju bukan karena tenaga kesehatan tidak mampu, bukan karena tenaga kesehatannya tidak rajin, bukan karena tenaga kesehatannya tidak membuat perencanaan kedepan, tetapi karena pengambilan kebijakan yang untuk mendukung itu tidak paham tentang kebutuhan.

Sambung Stef, oleh karena itu di Kabupaten Malaka saya harap para pejabat, tidak boleh seperti itu, dan kami sekarang sedang mengirim tenaga Dokter untuk sekolah spesialis, kami telah bersepakat dengan DPRD untuk biaya pendidikan tenaga Dokter ini sampai selesai, untuk kemudian kembali dan bekerja untuk masyarakat Malaka”, tutupnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi