“Kemarin waktu bencana itu kami terjebak, dua kali semuanya meluap kali Lowo Dhawe dan lowo Ae Ya kami di tengah-tengah, tidak bisa ke mana-mana” beber Gusti Belo salah satu tokoh masyarakat Kampung Dhawe.
Apa yang ditakutkan warga Kampung Dhawe ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) prediksi intensitas hujan akan terus meningkat hingga akhir tahun dan awal tahun. Bahkan foto satelit mencatat tumpukan material gunung Ebulobo masih tampak jelas masih tersisa di puncak dan lereng gunung.
Atas kekhwatiran ini, masyarakat Lodaolo kata Fransiskus meminta Pemerintah Kabupaten Nagekeo untuk melakukan perbaikan dan pembenahan terhadap ruas jalan Sawu-Mulakoli yang mana merupakan jalur evakuasi.
“Solusi yang diharapkan adalah pembenahan jalur evakuasi, ruas jalan Sawu-Mulakoli sehingga ketika ada bencana masyarakat bisa dengan cepat mengungsi mencari lokasi aman” ungkap Emanuel Ndala warga lainya.
Warga berharap intervensi anggaran untuk pembenahan ruas jalan Sawu-Mulakoli menjadi prioritas sebab merupakan jalur evakuasi bagi masyarakat dua desa yakni Lodaolo dan Woloede.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
