Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Si Penjual Kacang Gula Keliling di Tapal Batas RI-RDTL

Avatar photo
20190709 161910

Mendapat penghargaan bukan membuat Mama Kardina menjadi sombong. Dia tetap menjalani kesehariannya dengan berjualan seperti biasanya.

“Saya tidak mau karena penghargaan itu, terus saya berhenti jualan. Saya bersama suami harus bisa menghidupi keluarga kecil kami,” tegasnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tak lama berbincang, Mama Kardina pamit untuk kembali berjualan. Beralaskan sendal jepit berwarna biru, Mama Kardina kembali melangkahkan kakinya menuju kumpulan orang yang sedang duduk sembari menawarkan jualannya. “Kacang om… sepuluh ribu per bungkus,” tawarnya sembari tersenyum manis. Tak digubris tawarannya, Mama Kardina kembali berjalan mencari pembeli lain.

Mama Kardina hanyalah gambaran kecil dari masyarakat kecil yang berjuang menghidupi keluarganya. Kerasnya hidup membuat Mama Kardina tak pernah lelah mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarganya. “Saya tetap bersyukur karena Tuhan akan selalu memberi saya berkat,” doanya.