Rote, Flobamoranews.com – Pariwisata yang maju tidak hanya bergantung pada keindahan alamnya, tetapi juga pada kemudahan akses informasi bagi para wisatawan. Salah satu elemen krusial dalam pengembangan suatu destinasi adalah ketersediaan petunjuk arah dan pemetaan lokasi yang representatif. Tanpa panduan visual yang memadai, potensi sebesar apa pun bisa terlewatkan begitu saja oleh para pengunjung yang tidak familier dengan medan setempat.
Melihat urgensi tersebut, tim KKN-PPM UGM Cakrawala Rote 2026 menginisiasi program kerja pembuatan Peta Wisata untuk Destinasi Mulut Seribu di Rote Timur. Gugusan pulau karang labirin yang sering dijuluki “Raja Ampat-nya Rote” ini memiliki lanskap yang luar biasa menawan, namun titik-titik unggulannya belum terpetakan dengan optimal. Kehadiran peta wisata ini menjadi langkah strategis untuk mempermudah wisatawan mengeksplorasi keindahan alam Rote Ndao dengan lebih aman, nyaman, dan terarah.
Program ini dirancang tidak sekadar untuk membuat penunjuk jalan biasa, melainkan menghadirkan visualisasi informasi yang komprehensif. Peta ini memuat rute navigasi perahu, titik-titik spot foto terbaik, informasi lanskap alam, hingga fasilitas pendukung lainnya. Desainnya diracik informatif namun tetap eye-catching, agar wisatawan dapat merencanakan perjalanan mereka di sekitar labirin perairan Mulut Seribu dengan mudah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
