Untuk sementara, kata Seprilyani, masih berjalan dengan lima mitra yang ada, tetapi kedepan akan ada kemungkinan untuk menambah mitra-mitra lagi guna memperkuat fungsi dari Program Kota Kabas Hoaks ini.
“Menghadapi Pildada tahun depan, sudah ada dalam agenda. Kita juga sudah melakukan kunjungan mitra ke Siber Crime Polda NTT. Nanti, kita juga akan roadshow ke mitra-mitra yang lain, dan dalam rencana akan duduk bersama dengan Kesbangpol Kota Kupang, juga pihak-pihak terkait lainnya, untuk membicarakan mengenai mitigasi informasi sehubungan dengan pemilu,” jelas Seprilyani.
Jadi, kata Seprilyani, ketika ada informasi-informasi hoaks, tentang isu yang menimbulkan keresahaan, dapat langsung memberikan klarifikasi. Langsung dengan sumber beritanya. Misalnya info hoax mengenai lembaga tertentu, maka sumber beritanya langsung dengan lembaga bersangkutan.
“Intinya kita mengklarifikasi atau meluruskan informasi yang salah. Seperti itu. Yaitu informasi tentang hal-hal yang menyangkut harkat hidup orang banyak. Informasi yang diklarifikasi, biasanya diposting melalui media sosial, kemudian di-share lagi ke grup-grup WA dan grup-grup media sosial lainnya,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
