Kontes Ternak Sapi Berbasis Budaya, Peserta Wajib Berpakaian Adat

20190625 221829

Kontes ternak ini bermuara dari berbagai aktivitas tetapi kita tidak bisa menyelenggarakan secara keseluruhan komunitas peternakan tetapi kita lihat yang menonjol selama ini yang memberikan kontribusi secara lokal maupun secara nasional.

“Kita punya banyak komuditas ternak, ada Kuda, Kerbau, Kambing dan Unggas. Tetapi banyak yang sudah lari ke aspek komersial yang dilakukan oleh masyarakat sendiri kita tinggal melakukan pengawasan. Tetapi kontes Sapi ini kita ingin mempertahankan daerah ini dari sumber daya efenitifnya sesuai dengan keunikannya dan ekaotik dari wilayahnya masing-masing. Timor dengan Sapi Bali, Sumba denga Sapi Ongol dan Flores mengikuti sesuai dengan kondisinya dengan Sapi Bali. Ada lagi komoditis Kerbau dan Kuda di Sumba dan Flores”. Kata Dani

Konyes ternak ini juga merupakan ajang untuk mempromosikan daya saing kelompok ternak dari masing-masing Kabupaten yang sudah dilakukan melalui ajang yang sama di Kabupaten dan Kota. Dan kita melihat apakah ada kerjasama dari seluruh stakeholder dari kegiatan Peternakan ini. Dari lembaga-lembaga yang saling mendukung. Pada intinya kontes ternak ini merupakan kerjasama dari semua pihak.



Exit mobile version