Djainudin: Arus Mudik Tahun ini Diharapkan Berjalan Aman, Lancar dan Terjamin

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Propinsi Nusa Tenggara Timur Djainudin Lonek SH,MH berharap adanya perhatian Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam rangka menyambut arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Ketua DPW PPP Djainudin, meminta perhatian serius pemerintah untuk melaksanakan persiapan dan kesiapan dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat saat arus mudik menjelang Lebaran.

“Tradisi kita mudik atau pulang kampung. Sudah merupakan hal yang sering dilakukan saat setelah Bulan Puasa. Tujuan mudik ini untuk berkunjung dengan sanak saudara kita untuk saling maaf memaafkan”. Kata Djainudin

Baca Juga :  Jasa Raharja Cabang NTT Menggelar Upacara Hari Pahlawan 

Pihaknya mengharapkan agar Dinas terkait dapat bekerja secara maksimal. Terutama Dinas Perhubungan, Polri, BMKG, PT. Angkasa Pura, PT. Pelni, PT. Bina Marga, dan PT. Jasa Raharja (Persero) di Nusa Tenggara Timur.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan mengharapkan, proses mudik tahun ini berjalan aman,lancar dan terjamin. Menurutnya,  jumlah pemudik setiap tahunnya terus meningkat, maka fasilitas pun diharapkan dapat meningkat dan persiapannya semakin baik. Ia juga berharap, tidak terjadi kecelakan saat arus mudik dan arus balik tahun ini.

Baca Juga :  HUT Ke-61 Provinsi NTT Akan Diselenggarakan di Pulau Sumba

“Kita berharap, arus mudik bisa berjalan dengan lancar, aman, dan keselamatan terjamin. Persiapan untuk menyambut Idul Fitri dan mudik ke kampung halaman, mudah-mudahan seperti tahun-tahun sebelumnya, kita terus memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan yang tidak kita inginkan. Jika dimungkinkan sampai zero accident,” katanya.

Selain itu, terkait tren penurunan jumlah penumpang transportasi udara, kemungkinan akan berdampak pada peningkatan penumpang pada modal transportasi lainnya, seperti angkutan laut, pribadi dan angkutan darat lainnya. Oleh sebab itu, kalau moda transportasi ini bergeser, maka perlu kewaspadaan yang tinggi, terutama untuk penggunaan transportasi pribadi, baik itu mobil maupun motor, serta kendaraan umum.

Tulisan ini berasal dari redaksi