DPW PPP NTT Mengutuk Keras Tindakan Bom Bunuh Diri Di Surabaya

KUPANG, Flobamora-news.com – Mencermati fenomena radikalisme dan terorisme akhir-akhir ini di Jakarta dan terakhir Bom Bunuh diri di beberapa titik gereja di Surabaya, DPW Pertai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan pernyataan sikap :

Pertama, Mengutuk dengan keras tindakan bom bunuh diri yang terjadi pada hari Ahad, 13 Mei 2016 pagi di beberapa titik gereja di Surabaya. Dengan alasan dan motif apapun, tidakan biadab dan tidak berperikemanusiaan ini sangat tidak dibenarkan.

Kedua, Menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban, kepada saudara-saudara kami umat kristiani, khususnya yang saat itu hendak melaksanakan ibadah Minggu pagi. Duka ini adalah duka kita bersama. Duka ini adalah Duka Indonesia.

Baca Juga :  LBH Surya NTT Adakan MoU Dengan Pengadilan Agama Ruteng

Ketiga, Mendesak kepada Polri dan TNI, baik di tingkat pusat maupun di daerah agar dapat lebih memberikan jaminan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan pernah sedikitpun lalai atas berbagai indikasi-indikasi yang patut mendapatkan perhatian ekstra.

Keempat, Mendesak kepada Presiden Republik Indonesia agar SEGERA mengeluarkan PERPPU ANTI-TERORISME jika Revisi Undang-undang Anti-Terorisme masih berlarut-larut di DPR-RI.

Kelima, Mendesak kepada pemerintah melalui Kementerian Informasi dan Komunikasi RI untuk mendesak pihak Facebook dan Media Sosial lainnya agar bisa bekerjasama melakukan kontrol dan pengawasan melekat atas seluruh konten dan isi pernyataan di media sosial yang cenderung provokatif dan mengadu domba agar segera dihapus.

Baca Juga :  Dominikus Laku Terpilih Jadi Ketua Fosmab 2019/2020

Keenam, Mendesak kepada seluruh media baik elektronik, cetak maupun online agar tidak memberi akses yang luas kepada para tokoh politik nasional yang cenderung mengeluarkan pernyataan-pernyataan provokatif dan mengadu domba, terutama dalam tahun-tahun politik menuju pemilu 2019.

Ketujuh, Mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar tetap saling bahu-membahu membangun kebersamaan dan solidaritas sebagai sesama warga bangsa.

Tulisan ini berasal dari redaksi