Jasa Raharja Sosialisasi Kenaikan Santunan Bagi Korban Kecelakaan

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com – Pemerintah RI Rabu/2 Mei 2017 telah melakukan sosialisasi kenaikan santunan bagi korban kecelakaan Penumpang Umum dan korban Kecelakaan Lalu Lintas di Aula Dhanapala Jakarta.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) dan Kepolisian Negara.

Kegiatan sosialisasi ini sepenuhnya didukung PT Jasa Raharja (Persero) yang disampaikan oleh Kepala Jasa Raharja Ari Wisnu Handoyo melalui Penanggung Jawab Pelayanan, Laurensius Ade Suyanto, SH kepada awak media Senin/7 Mei 2018.

Baca Juga :  HUT Ke-16 Manggarai Barat Raih Opini WTP

Kepala Cabang PT Jasa Raharja NTT, Ari Wisnu Handoyo yang didampingi Kepala Unit Operasional ,Suryo S Putro, SH.CRMO beberapa waktu lalu dalam sesi jumpa pers menjelaskan sosialisasi ini diselenggarakan guna memberikan informasi kepada masyarakat terkait tentang penetapan Peraturan Menteri Keuangan ( PMK ) No:15/PMK.010/2017, tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang di Darat,Sungai/Danau, Ferry Penyeberangan Laut dan Udara dan Permen Keuangan No:16/PMK/010/2017 tentang besarnya santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan Lalu Lintas jalan.

Kedua PMK yang ditetapkan tanggal 13 Peb 2017 tersebut menggantikan PMK No: 36/PMK. 010/2008 dan PMK No: 37/PMK 010/2008.

Baca Juga :  Jasa Raharja Cabang NTT Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-74 RI  

Lebih Lanjut Ari Wisnu Handoyo menjelaskan, ada beberapa kebijakan baru dalam PMK No. 15/2017 dan PMK ,No.16/2017 diantaranya:

Pertama, Santunan kepada korban kecelakaan yang diberikan PT Jasa Raharja (Persero) meninggkat 100% dengan rincian sebagai berikut:
• Ahli waris korban meninggal dunia dan cacat seumur hidup dari Rp.25.000.000 naik menjadi Rp.50.000.000.
• Pergantian biaya perawatan dan pengobatan yang semula Rp.10.000.000 naik menjadi Rp.20.000.000.
• Biaya penguburan semula Rp.2.000.000 meningkat menjadi Rp.4.000.000 bagi korban yang tidak memiliki ahli waris.

Tulisan ini berasal dari redaksi