Beranda Lintas NTT Kisah Nenek Cornalia, Janda Miskin Selama Pandemi, Dapat Bantuan Masker dan Satu...

Kisah Nenek Cornalia, Janda Miskin Selama Pandemi, Dapat Bantuan Masker dan Satu Sabun Nufo

1315
0

SOE, Flobamora-news.com – Nenek Cornalia Kono Tasekeb (60) , salah seorang warga Dusun Bisuaf, RT 11/RW 05 Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten TTS, Provinsi NTT hidup sebatang kara di rumah yang tidak layak untuk dihuni. Pasalnya selam Pandemi Covid-19 hanya dapat bantuan sabun mandi Nufo satu buah dan masker, sedangkan bantuan sosial dari pemerintah dan bantuan saat Reses DPRD sama sekali tidak menyetuh. Padahal Nenek  Cornalia sangat layak mendapatkan perhatian dari pemerintah
misalnya program BPNT atau PKH dan Rumah Kumuh/bedah rumah.

Crnalia mengatakan bahwa dirinya belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun program PKH atau BPNT atau yang lainnya, keadaan rumah saya juga seperti ini yang sudah rapuh.

Selama Pandemi, saya tidak pernah dapat bantuan berupa apa saja dari pemerintah. Bantuan yang saya terima hanya bantuan dari gereja berupa sabun mandi Nufo satu buah ditambah masker satu.

“Saya pernah dapat bantuan dari seorang ketua persekutuan di Dusun Oebola, Desa Noinbila berupa beras 4kg, ditambah minyak goreng 1 liter, dan bantuan tersebut ditujukan buat janda-janda yang ada di sekitar bisuaf. Tahun 2019, saya pernah terima bantuan PKH, namun tidak tau alasan apa sehingga tahun 2020 nama saya tidak tercantum dalam daftar penerima PKH lagi pada hal saya penduduk tetap dan ada KTP-e.  Sejak saat itu sampai sekarang saya tidak pernah dapat bantuan lagi dari pemerintah”, kata nenek Cornalia.

“Kemungkinan pemerintah beranggapan bahwa saya tidak layak untuk menerima bantuan sosial lagi jadi saya pasrah saja. Untuk makan nasi saja terkadang ada belas kasihan dari orang lain. Kalau sempat anak-anak saya yang bekerja di luar negeri kirim uang barulah saya bisa belih beras, tapi kalau tidak ada beras maka saya tumbuk jagung jadi bose, baru saya makan”, jelas Cornalia.

Sementara itu Ketua Rt 11 menjelaskan bahwa, kami di tingkat RT sudah mendata nama-nama masyarakat penerima bantuan dan kirim ke desa. Namun ketika bantuan disalurkan yang diakomodir pada wilayah Rt.11 hanya tiga orang saja, selain itu tidak dapat.

Wakil ketua 1 DPRD TTS, Religyus Usfunan, SH saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp, mengatakan bahwa, Nanti kita sama-sama ke sana untuk bertemu langsung dengan janda-janda dan lanjut usia (lansia) yang tidak mendapat bantuan.


Reporter: Jor T


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here