Mahasiswa KKN Unflor Ende, Mengajak Masyarakat Perangi Sampah

FlobamoraNews

ENDE, Flobamora-news.com Universitas Flores Ende mengirimkan kelompok Kuliah Kerja Nyata mahasiswa ke Desa Anaraja Nangapanda
Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata juga digelar seminar ilmiah dibuka oleh Pelaksanaan Tugas (Plt)
Desa Anaraja, berlangsung di Aula Desa, Sabtu (3/8/2019).

Seminar ilmiah dengan tema “Masalah Sampah dan Solusinya” dihadiri seluruh masyarakat Desa Anaraja, Aparat Desa Anaraja dan Anak Pencinta Lingkungan (ACIL), turut hadir Dosen Pendamping Lapangan KKN Unflor, Ariswan Usman Aje, M.Pd, Kristianus J.Tute, M.Pd dan Lely Suryani, B.A.,M.A.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Unflor, Quind Reman, (24), melalui sambungan WhatsApp mengatakan, Kegiatan seminar ilmiah ini bertujuan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan sumber daya manusia melalui Psiko Edukasi dan pendidikan berbasis kearifan lokal pada masyarakat desa.

Baca Juga :  Dandrem 161/WS: NTT Aman Dan Layak Dikunjungi

“Negara Indonesia, dulu dikenal dengan Negara yang subur, Negeri kepulauan yg membentang sepanjang garis Kwatulistiwa. Ibarat untaian Zamrud, sehingga membuat penghuninya nyaman, damai dan makmur”, ujar Quind

“Seiring dengan perkembangannya peradaban manusia, Indonesia tidak lagi nyaman untuk dihuni, Tanahnya jadi gersang dan tandus bibit unggul pun gagal tumbuh di Indonesia, yang lebih menyedihkan dari tahun ke tahun Indonesia hanya menuai bencana banjir bandang, tanah longsor, kekeringan atau seolah olah sudah menjadi fenomena tahunan yang terus terjadi,” Kata Quin.

Baca Juga :  Revisi SK 204 Tenaga Kontrak Guru di Belu Menuai Protes

Pemalakan hutan perburuan satwa liar, pembakaran hutan bahkan ilegal loging nyaris terus terjadi di negara ini. Pemerintah seolah olah menutup mata, sehingga manusia perusak lingkungan masih berkeliaran mencari hutan-hutan lain untuk di rusak lagi.

“Supaya persoalan ini bisa diatasi dengan baik, saya mengajak masyarakat Desa Anaraja, dan semua stakeholder untuk saling menjaga lingkungan agar tetap terjaga,” jelas Quin.

Sementara itu Pelaksanaan Tugas (Plt) Desa Anaraja, Mursalin Oja S.Sos mengatakan, masalah sampah sesungguhnya berasal dari rumah tangga. Sampah-sampah sebaiknya dikumpulkan dalam satu tempat lalu di bakar. Pemerintah desa sudah menyiapkan kompos di setiap sudut jalan bahkan di pinggir pantai coba masyarakat manfaatkan itu untuk membuang sampah.

Baca Juga :  Jasa Raharja NTT utamakan pelayanan yang optimal, cepat, efektif dan prima

“Kami pemerintah desa dan seluruh masyarakat desa Anaraja menyampaikan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Unflor yang telah melaksanakan seminar ilmiah ini, karena mengingatkan semua stakeholder,” tegas Mursalin

Tulisan ini berasal dari redaksi