Beranda Lintas NTT Marsel Dilantik Jadi Penjabat Sekda Belu

Marsel Dilantik Jadi Penjabat Sekda Belu

84
0

Belu, Flobamora-news.com – Drs. Marsel Mau Meta dilantik Oleh Wakil Bupati Belu, J.T. Ose Luan menjadi Penjabat Sekda Belu di Aula Lantai I Kantor Daerah Kabupaten Belu, Senin (29/6/2020).

Pengambilan sumpah dan pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Belu Nomor BKPSDMD.820/182/KEP/VI/2020 tentang Pengangkatan Pejabat PimpinanTinggi Pratama sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Belu.

Dalam sambutannya, J.T Ose Luan mengutarakan molornya proses pelantikan sebagai sebuah proses birokrasi.

“Hari ini pelantikan. Penjabat melaksanakan tugas Sekda. Selamat menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda,” ujarnya Wabup Belu.

Dikatakan bahwa baik penjabat maupun sekda merupakan sebuah jabatan staf untuk melaksanakan otoritas dari seorang bupati. Bila seorang bupati memberikan perintah, maka tugas Sekda adalah mengkaji perintah tersebut sesuai dengan aturan dan regulasi berpemerintahan. Apabila perintah tersebut dimungkinkan secara aturan, maka harus segera dilaksanakan.

“Otorisator itu Bupati, Sekretaris dan lain itu organ tubuh. Sebenarnya ini yang penting dalam pelaksanaan tugas yakni menciptakan loyalitas. Di saat otorisator memberikan perintah, Penjabat Sekda harus mengkaji dari berbagai aturan, memberi masukan atau pertimbangan, dan saat otorisator menyatakan itu harus dilaksanakan, maka harus dilaksanakan. Inilah yang namanya kepemimpinan berstruktur. Ini yang harus diperhatikan,” tegas Ose Luan.

Dikatakan lebih lanjut, menjadi seorang aparatur itu harus memiliki dedikasi dan loyalitas terhadap pimpinan karena hal tersebut menjadi penilaian.

Selain itu, dalam memangku jabatan, seseorang harus bisa menjaga diri dan sikapnya. Karena itu, berusahalah menjadi orang baik, bukan orang penting.

“Jujur itu ada pada orang baik. Saya sering mengatakan jadilah orang baik saja, jangan jadi orang penting. Orang penting belum tentu jujur tetapi kalau orang baik itu pasti jujur,” pesannya.

Terkait batasan waktu masa jabatan seorang penjabat hanya tiga bulan. Karena itu, Ose Luan meminta kepada BKPSDMD untuk segera memulai proses pelelangan Sekda Belu agar tidak terjadi kekosongan jabatan yang berkepanjangan.

Penjabat Sekda Belu, Drs. Marsel Mau Meta usai pelantikan menghimbau terkait Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah agar dalam Pilkada Belu 2020, semua ASN harus bersikap netral. “Kita harus pastikan bahwa ASN itu netral,” ujar mantan Camat Tasifeto Timur.

Terkait Covid-19 di Kabupaten Belu, Penjabat Sekda Belu sekaligus Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas menghimbau agar semua pihak baik itu pemerintah maupun masyarakat harus bahu membahu menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar Belu ini tetap berada pada zona hijau.

“Saat kita tetap pada zona hijau aktivitas masyarakat, aktivitas ekonimi bisa dilakukan sebagaimana mestinya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan di masa kenormalan baru/new normal,” pungkas Penjabat Sekda Belu.

Hadir dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan Penjabat Sekda Belu saksi rohaniwan Frater Yosef Freinademetz Natael De’e. Saksi ASN Inspektur Inspektorat, R. Th. Jossetyawan Manek, S.Pt dan Kepala BKPSDMD, Drs. Anton Suri. Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu Maria Goreti Kiik dan Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Belu.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here