Beranda Lintas NTT Pemda Belu Akan Perlebar Jalan Menuju Bandara

Pemda Belu Akan Perlebar Jalan Menuju Bandara

398
0

Belu, Flobamora-news.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Belu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belu berencana akan memperlebar ruas jalan menuju Bandara A. A. Bere Tallo, Haliwen di tahun 2020.

Karena itu, pemerintah pun telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 Miliar untuk pembebasan lahan milik warga di sekitar ruas jalan Adisucipto-TMP Seroja.

“Untuk pembebasan lahan ini sesuai hasil rekomendasi konsultan appraisal sebesar Rp. 2,5 milyar. Dana sudah termuat di dokumen anggaran kami dan siap dieksekusi tahun ini”. Demikian ungkap Kadis PUPR Kabupaten Belu, Vincent K. Laka kepada media ini, Kamis (05/03/2020) pagi.

Menurut pria yang akrab disapa Eng Laka itu, pelaksanaan peningkatan (perlebar) ruas jalan utama Bandara A.A Bere Tallo dari cabang Central menuju TMP Seroja itu sendiri akan dilaksanakan tahun 2020 dengan anggaran yang bersumber dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR sebesar Rp 40 Milyar.

Karena itu, Dinas PUPR Kabupaten Belu memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan dengan mengatasi masalah sosial terutama komunikasi melalui sosialisasi kepada masyarakat sekitar sebagai pemilik lahan terkait rencana pelaksanaan pembangunan ini.

Menurut Eng Laka, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi bersama lintas OPD terkait.

“Rapat terakhir dengan lintas sektor di antaranya PUPR, Tatapem, BPN, BP4D dan beberapa OPD terkait. Yang harus kami siapkan itu adalah pembentukan tim pembebasan lahan. Leader-nya itu BPN Kabupaten Belu. Kami harus meminta ijin kepada Pertanahan Provinsi NTT dan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembebasan lahan,” jelasnya.

Untuk beberapa masalah administrasi sementara diselesaikan oleh Tim. Bila semuanya sudah selesai, termasuk pembebasan lahan, maka pembangunan jalan akan segera dilaksanakan.

“Kendala-kendala administrasi ini yang sementara kami selesaikan, jika pembebasan lahan sudah selesai, maka pembangunan sendiri akan segera dilaksanakan dengan anggaran sebesar 40M,” tuturnya.

Apabila dalam upaya pembebasan lahan itu, ada sebagian masyarakat yang menolak, maka pelebaran jalan tetap dilaksanakan demi kepentingan umum.

“Kalau masyarakat tidak setuju pun, maka sesuai regulasi, kegiatan yang diperuntukan untuk kepentingan umum, kita tetap laksanakan. Anggaran kita siapkan, tapi melalui pengadilan, jika masyarakat menolak silakan mengambilnya,” tegas Eng Laka.

Untuk diketahui, rencana total pelebaran jalan dari Central menuju TMP Seroja sebanyak 2.700 meter. Rencana 14 meter dari Central menuju Cabang PU meliputi; 1 jalur 2 lajur, badan jalan 11 meter, trotoar kiri dan kanan ditambah saluran drainase masing-masing 1,5 meter, saluran drainase dibawah trotoar dengan panjang penanganan 1.725 meter.

Sementara, rencana pelebaran 16 meter dari cabang PU ke TMP Seroja meliputi 2 jalur 4 lajur, badan jalan kiri dan kanan masing-masing 6 meter, mediam 1 meter, trotoar kiri dan kanan ditambah saluran drainase masing-masing 1,5 meter, saluran drainase dibawah trotoar dengan panjang penanganan 975 meter.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here