Traktor Pertanian Pemda Malaka Beroperasi di Desa Boen

FlobamoraNews

MALAKA, Flobamora-news.com –Tiga Traktor pertanian Pemda Sedang Beroperasi di Desa Boen, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka-Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang dicetus Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Daniel Asa (Alm) benar-benar memudahkan petani dalam hal tarakror tanah di Malaka.

Program unggulan Bupati Malaka ini, menurut masyarakat Desa Boen, pemerintah Malaka telah sukses membantu masyarakatnya sampai pada pelosok Malaka yaitu Desa Boen, dan Desa Wekeke, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka.

“Kami merasa dihargai, Walaupun kami tinggal jauh dari kota tetapi pemerintah tidak melupakan kami. Ini sangat membantu sekali, Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati karena Walaupun kami jauh tetapi bapak masih berupaya untuk membatu kami dalam membersihkan kebun kami”.

Baca Juga :  Bupati Kupang: Semua Ini Manipulasi Belaka

Ini luar biasa, Kita tidak capeh untuk tofa rumput, balik tanah dan lain-lain. Kita hanya fokus untuk pagar keliling dan tanam saja. Hal ini dikatakan Martinus Tafuli dan Marten Tafuli petani kebun di Desa Boen, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka kepada wartawan, Senin (26/08/2019).

Menurut Tinus dan Marten, mereka tetap mendukung program RPM agar terus dilaksanakan diKabupaten Malaka karena melalui program RPM, kebutuhan para petani bisa terpenuhi.

Ketika program RPM dijalankan, pemerintah konsentrasi mengurus hal-hal yang menjadi kebutuhan para petani seperti,traktor tanah sehingga kebun terlihat bersih dan tidak tandus. Ujar kedua pekebun itu.

Baca Juga :  Juni 2019 21 Kabupaten di Propinsi NTT Cairkan Dana Desa

“Kami tetap mendukung total jika beliau ingin maju lagi menjadi calon Bupati Malaka. Saya akan jadi pengurus desa kalau dipercaya. Kata Tinus”. Sakit pergi berobat tidak bayar, kebun Pemerintah yang tofah habis kita mau cari apa lagi”, ujarnya.

“Menurut Salah satu Operator Traktor yang tengah beroperasi di Desa Boen, Agustinus Tae, menyatakan dirinya beraama rekan lainnya telah beroperasi kurang lebis hampir dua minnggu”.

Tulisan ini berasal dari redaksi