Bendungan Rotiklot merupakan salah satu Bendungan dari 49 bendungan yang dibangun dari tahun 2015 sampai tahun 2019. Sebelumnya, groundbreaking Bendungan Rotiklot sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2015 lalu.
Pembangunan bendungan yang berbatasan langsung dengan Timor Leste ini dikerjakan oleh PT. Nindya Karya (Persero) – PT Universal Suryaprima (KSO) menggunakan dana APBN sebesar Rp 496.970.000.000 dengan target waktu selama 1.110 hari kalender kerja.
Untuk diketahui, keberadaan bendungan dan embung di Provinsi NTT sangat penting karena musim hujan di sana cukup pendek, hanya tiga sampai empat bulan. Karena itu, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Ditjen SDA, secara bertahap meningkatkan jumlah tampungan air di sana untuk meningkatkan ketahanan air dan pangan.
Ada tujuh bendungan yang dibangun di NTT, dua di antaranya sudah selesai, yaitu Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang dan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu. Dua bendungan lain, yaitu Napun Gete di Kabupaten Sika dan Temef di Kabupaten Timur Tengah Selatan sedang dibangun. Sedangkan satu bendungan lagi, yakni Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang baru mulai dikerjakan pada tahun 2019 ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
