Sekarang jika melihat pengaruh beberapa tarian yang mampu memotivasi generasi muda menjadi memiliki identitas budayanya. Maka dari itu faktor kesenian dapat digunakan sebagai alat pembelajaran dan pembentukan karakteristik generasi muda sesuai dengan nilai-nilai budaya sumba.
Jika melihat hal itu selain menjaga kelestarian kesenian juga dapat membangun sebuah karakteristik yang bernafaskan budaya. Kesenian dapat dijadikan untuk melembutkan budi pekerti, dan itu adalah karakter yang harus dipertahankan. Dalam kesenian sumbapun banyak etika estetika yang mampu mengembangkan pola pikir dan pola pembentukan karakter.
Kesenian sumba yang ada ditahap krisis keberlangsungannya. Jika dari jumlah sebanyak itu memberikan satu nilai postif yang bisa di kembangkan maka akan banyak nilai positif yang mampu menjadikannya sebagai pelajaran kehidupan untuk generasi muda yang nanti akan memimpin dan membangun Sumba yang lebih baik.
Kesenian itu identik dengan pola kreativitas yang menggunakan otak kanan sebagai dasar pemikirannya. Sehingga daya kreasi dan inovasi generasi muda dapat terus mempertahankan eksistensi kebudayaan sumba yang bisa tetap terjaga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.